Hikmat dan Pengertian
Amsal 4:5-7
Ketaatan dan kesetiaan untuk takut akan Tuhan merupakan pengajaran yang terus menerus dilakukan oleh setiap orang percaya termasuk orang tua.
Bacaan hari ini menjelaskan bahwa manusia seringkali lupa mempertahankan perkataan yang benar dan sering meng-ucapkan perkataan yang menyimpang dari mulutnya. Ajakan pengamsal supaya untuk tidak meninggalkan hikmat dan tetap memelihara kebiasaan yang baik. “Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya” (ayat 6). Hikmat dari Allah yang diajarkan oleh orang tua harus dikasihi. Pengajaran hikmat harus sesuai petunjuk Allah yang diperdengarkan kepada anak-anak-Nya. Hikmat Allah penting untuk hidup yang berarti dan saleh. Hubungan pribadi dengan Allah menjadi langkah untuk mem-peroleh hikmat yang sejati.
Sebagai keluarga Kristen hendaknya memiliki hikmat dari Tuhan supaya terpelihara dan terjaga hidup kita. Janganlah menyimpang dari hikmat dan kebenaran yang diajarkan untuk kita dan kepada anak-anak kita. Amin.
Doa: Ya Bapa di sorga, ajarilah kami supaya memberlakukan kebenaran yang bersumber dari Allah. Tolong kami untuk tetap mempertahankan hikmat dan pengetahuan yang Tuhan ajarkan kepada kami. Amin





































