Ester 4:4
RISAU HATI ESTER
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kerisauan atau kegelisahan atau keresahan hati berkaitan dengan emosi dan perasaan manusia. Setiap orang pasti pernah merasakan hati yang risau, gelisah dan resah oleh karena masalah yang dihadapinya. Kerisauan hati dapat menimbulkan pikiran yang kacau, yang terus berpikir negatif bahkan bisa mempengaruhi setiap keputusan yang diambil. Ratu Ester dalam nas ini dikatakan menjadi risau hati ketika dayang-dayang dan sida-sidanya memberitahukan apa yang terjadi pada Mordekhai. Risau hati bukan karena Mordekhai berkabung, melainkan karena Mordekhai mendatanginya dengan berpakaian kain kabung. Ester tahu bahwa orang yang sedang berkabung tidak boleh masuk ke dalam istana. Karena itu Ester mengirimkan pakaian supaya Mordekhai memakainya dan menanggalkan kain kabungnya, agar ia dapat masuk istana sehingga mereka dapat berkomunikasi.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam bukunya yang berjudul More Than Sparrows, (Lebih Dari Burung Pipit) Mary Welch menceritakan diskusinya tentang kekuatiran dengan sekelompok remaja. Sekalipun mereka orang kristen, mereka juga kuatir seperti orang-orang tidak percaya tentang masalah kehidupan. Ia memainkan sebuah permainan mengucapkan: Dari pada berkata “Saya khawatir” kita harus berkata “Tuhanlah Gembalaku.” Para murid menertawakan kemustahilan ide itu, tetapi mereka berjanji memainkan permainan yang diberi judul “kedamaianpikiran”, Beberapa waktu kemudian, Mary ditelepon seorang gadis yang merasa tak berdaya karena kuatir menghadapi ujian yang selalu ditakutinya. la berkata, “Permainan itu menolong saya memercayai Tuhan Allah hari ini. Ketika saya tak dapat berbuat apa-apa karena merasa kuatir, saya ingat untuk berkata, ‘Tuhan adalah gembalaku maka saya takut tidak lulus!’ Tiba-tiba saya merasakan kedamaian pikiran yang sangat aneh. Saya menertawakan diri saya sendiri, lalu saya mengerjakan ujian itu dan saya lulus!”
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Firman hari ini mengajar kita tentang bagaimana menghadapi permasalahan hidup yang merisaukan, menggelisahkan dan meresahkan hati. Ratu Ester, walaupun risau hatinya tetapi ia dapat berpikir dan memikirkan solusi atau jalan keluar untuk mengatasinya. Kitapun diingatkan untuk tetap tenang walaupun hati kita sedang risau, gelisah dan resah, supaya dapat berpikir dengan baik. Janganlah kerisauan hati membuat kita kalap, kehilangan arah dan gagal fokus sehingga kita terjebak ke dalam permasalahan yang semakin pelik. Dalam surat I Petrus 4:7b firman Tuhan berkata: “Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.” Dalam kerisauan ingatlah dan yakinlah bahwa, “Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. ” (Mazmu23:1) Amin
Doa: Ya Tuhan Allah, tolonglah kami agar mampu menguasai diri dan menjadi tenang, meskipun hati kami risau oleh berbagai permasalah hidup ini. Amin.







































