Roma 10:9–10,
(9) Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
(10) Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Mengakui Yesus Adalah Tuhan
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Firman Tuhan hari ini menghendaki umat-Nya melakukan 2 hal: (1) mengaku dengan mulut bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, (2) percaya dalam hati bahwa Tuhan Allah telah membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati, maka ia akan diselamatkan. Kata mengaku berasal dari kata Yunani homologeo, yang juga berarti, komitmen batin atas kesetiaan dan terhadap pernyataan kesetiaan itu mengarahkan pada ekspresi pengakuan di depan umum. Itu berarti orang percaya perlu mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dalam berbagai realitas kehidupan ini. Konsekuensi dari sebuah pengakuan memang berisiko. Itulah sebabnya masih ada orang percaya yang tidak mau sungguh-sungguh mengaku percaya kepada Yesus Kristus, karena mempertimbangkan soal karir, jabatan, relasi mereka dan lain sebaginya. Tetapi ada juga orang yang dikatakan percaya kepada Yesus Kristus, tetapi hati mereka tidak meyakini kepercayaannya itu. Hal itu adalah sia-sia adanya. Oleh karena itu Rasul Paulus berkata di ayat 10: “dengan hati orang percaya sehingga dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku sehingga diselamatkan.”
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Rasul Paulus memberi penekanan yang jelas antara hati yang percaya dan mulut yang mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat. Sebab bukankah yang diucapkan mulut keluar dari hati? “Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya” (Luk. 6:45b). Orang harus percaya dalam hatinya bahwa Yesus Kristus yang sudah datang ke dalam dunia ini, mati dan bangkit dari antara orang mati. Dengan mulutnya mengakui Yesus Kristus adalah Sang Juruselamat yang sudah datang ke dalam dunia. Inilah integritas hidup sebagai orang percaya yaitu apa yang diyakini, itu juga yang menjadi kesaksian lewat mulutnya dan diketahui oleh orang lain. Bahkan Apa yang diucapkan itu juga harus mewujud dalam tindakan keseharian sebagai orang percaya. Bukan sebaliknya, lain di mulut lain di hati.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kita sudah menikmati keselamatan yang dikerjakan oleh Yesus Kristus yang adalah Tuhan dan Juruselamat, maka sebagai keluarga Kristen kita harus meyakini dalam hati dan mengungkapkannya dengan mulut. Orang percaya harus berani bersaksi melalui perkataan dan perbuatan di manapun berada bahwa hanya Yesus Kristus yang dapat memberi keselamatan. Orangtua mempunyai tanggung-jawab untuk mengajarkan hal ini kepada anak-anak supaya mereka tetap percaya kepada Yesus Kristus. Jangan meninggalkan Dia dan juga Gereja ini apapun alasannya. Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus menyertai kita semua. Amin
Doa: Ya Tuhan Allah, berilah kami keberanian untuk senantiasa percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Berilah kami hikmat-Mu agar sanggup memberitakannya di manapun berada, sehingga banyak orang menjadi percaya dan diselamatkan. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.























