Wahyu 20:4b–5,
Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.
(5) Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.
Hukum Kedurhakaan Dengan Kasih Kristus
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Sejarah Gereja memberi infornasi tentang perjuangan orang percaya dalam mempertahankan imannya dan mengabarkan Injil. Ada banyak kisah tentang para martir yang telah mengorbankan kehidupannya demi penyebaran iman Kristen. Ketaatan dan kesetiaan mereka dalam mengabarkan Injil menjadi teladan bagi semua orang percaya. Kesaksian mereka sangat berperan penting dalam proses pekabaran Injil yang dilakukan oleh gereja. Firman hari ini berisi penglihatan tentang orang-orang yang tetap setia dalam iman kepada Yesus Kristus dan taat pada firman Allah, bahwa mereka akan hidup kembali (Yun. ezesan) dan memerintah (Yun. ebasileusan) bersama dengan Yesus Kristus selama seribu tahun. Penglihatan ini menyatakan suatu pembaruan total dalam kehidupan orang-orang yang setia kepada Tuhan Allah. Mereka yang mati dalam iman akan hidup kembali, inilah kebangkitan orang percaya. Ayat 5 menggunakan istilah kebangkitan pertama (anastasis he prote). Kata Yunani ezesan: be alive [hidup, menjadi hidup]; resurrected life for the body and eternal life for the soul [kehidupan yang dibangkitkan untuk tubuh dan kehidupan kekal bagi jiwa]. Jadi, orang percaya dibangkitkan, hidup kembali di mana kehidupan tersebut adalah suatu kehidupan yang kekal. Mereka tidak lagi menderita, sengsara dan ditindas oleh kuasa-kuasa dunia, tetapi akan hidup kekal dan diberi kuasa untuk memerintah dan menghakimi bersama Yesus Kristus. Upah ketaatan dan kesetiaan adalah kebangkitan dan hidup kekal bersama Yesus Kristus.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Bersaksi adalah salah satu dari tiga tugas gereja selain bersekutu dan melayani. Ini menandakan bahwa bersaksi adalah suatu hal yang wajib dilakukan oleh orang percaya. Namun, tidak dapat dipungkiri ada konsekuensi ketika menjadi saksi Yesus Kristus, seperti dibenci, dicaci maki, dimusuhi bahkan ada ancaman untuk dibunuh. Firman hari ini mengajarkan bahwa orang yang tetap bertahan menjadi saksi iman dalam situasi apapun, hanya merekalah yang akan dibangkitkan dan hidup kembali dalam kehidupan kekal bersama dengan Yesus Kristus. Hal ini tidak mudah, tetapi bukanlah hal yang mustahil, jika selalu berpegang pada ketetapan Yesus Kristus. Oleh karena itu, jangan jemu-jemu dan malu bersaksi tentang Yesus Kristus di manapun kita berkarya. Baik di tengah hidup keluarga, berjemaat dan bermasyarakat agar supaya makin banyak orang mengenal dan percaya pada-Nya dan memperoleh keselamatan.
Doa: Ya Tuhan Allah, buatlah kiranya kami terus menjadi saksi-Mu yang taat dan setia di manapun berada dan menjadi berkat bagi orang lain, sehingga banyak orang mengenal dan percaya kepada-Mu. Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat yang hidup, kami berdoa. Amin.
























