Zefanya 3:16–18,
(16) Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: ”Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.
(17) Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,
(18) seperti pada hari pertemuan raya.” ”Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.
Tuhan Allah Pahlawan Yang Memberi Kemenangan
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Tidaklah mudah bagi kita untuk berhasil dengan mengandalkan kemampuan dan kekuatan diri sendiri dalam perjuangan menghadapi berbagai pergumulan hidup berkaitan dengan ekonomi, sakit-penyakit, relasi dalam keluarga, tekanan dalam pekerjaan dan berbagai persoalan di jemaat dan masyarakat. Atau mengandalkan bantuan sesama yang tidak tepat, tidak selalu menyelesaikan masalah, tetapi justru dapat menimbulkan masalah baru. Kadangkala ketakutan, kecemasan dan kebimbangan menghantui pikiran dan hati dalam menghadapi masalah. Jalan yang terbaik, tepat dan bijaksana dalam menyelesaikan masalah kehidupan adalah melibatkan Tuhan Allah.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Pembacaan Alkitab pada hari ini berkata: “Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.” Ayat ini menggambarkan ajakan kepada Yerusalem untuk jangan takut, gentar atau cemas terhadap bahaya yang mengancam. Juga jangan hilang kekuatan, harapan dan semangat. Umat Tuhan harus kuat, bersemangat dan berpengharapan sebab Tuhan Allah ada di tengah-tengah umat-Nya.
Ayat 17 memberikan alasan mengapa umat harus menaruh harapan kepada Tuhan. Tuhan Allah disebut sebagai pahlawan yang memberi kemenangan, dalam bahasa Ibrani disebut gibor yosi’a. Kata yosi’a tidak hanya berarti kemenangan tetapi juga menyelamatkan, melindungi, menolong. Pahlawan itu adalah Dia yang memiliki kualitas kepahlawanan, kekuatan, keberanian, dan kepemimpinan yang luar biasa. Ia ada (Ibr. qereb) di tengah-tengah umat-Nya. Tuhan Allah juga membaharui Yerusalem dengan kasih-Nya. Ia bersorak-sorai karena umat-Nya dan menyingkirkan malapetaka sehingga Yerusalem tidak lagi menanggung cela.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Setiap orang percaya punya masa lalu yang tidak selalu baik, namun Tuhan Allah membentuk kita jika kita bertobat dan melakukan kehendak-Nya dalam segala usaha kerja dan pelayanan. Pasti kita akan merasakan pembelaan dan perlindungan-Nya. Marilah sebagai keluarga Kristen, terus berpaut pada-Nya. Kendati hidup kita tidak akan pernah sepi dari persoalan, beban dan tanggung jawab namun, kita tidak sendirian. Tuhan Allah selalu ada dan menjadi penolong, penyelamat, pelindung yang melepaskan kita dari bencana, kesulitan dan penderitaan. Ia memberi kemenangan kepada kita. Tuhan Allah juga membuat kita tidak menanggung cela, melainkan memberi sukacita sorgawi yang adalah tanda bahwa anugerah keselamatan-Nya telah hadir di tengah-tengah keluarga kita. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, Pahlawan yang memberi kemenangan. Berilah kami senantiasa sukacita dalam menjalani kehidupan dan tetap percaya bahwa Engkau selalu ada bersama dengan kami dalam perjuangan hidup. Amin.
























