2 Timotius 3:10
Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.
KETELADANAN HIDUP
Keluarga Kristen yang di kasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kehidupan orang yang percaya seharusnya menjadi contoh dan teladan bagi orang lain. Namun pada kenyataannya masih ada orang percaya yang memiliki pengetahuan yang luas tentang Firman Tuhan, pintar mengajar orang lain tetapi cara hidupnya tidak sesuai dengan kehendak Tuhan Allah. Apa yang dia ajarkan berbeda dengan yang diperbuat. Padahal integritas hidup itu penting bagi orang yang percaya kepada Yesus Kristus.
Rasul Paulus adalah sosok yang betul-betul dijadikan role model oleh Timotius. Baik menyangkut ajaran, cara hidup, pendirian, iman, kesabaran, kasih dan ketekunan. Hal ini tak lepas dari eksistensi Paulus yang secara proaktif memberikan pengajarannya baik untuk Timotius maupun untuk orang lain, baik secara verbal maupun lewat perilaku hidupnya. Apa yang diajarkan Paulus? Tentu semua maksud dan rencana Tuhan Allah bagi manusia (Kis. 20:27). Paulus tidak hanya berhenti pada teori tentang kehendak Tuhan Allah bagi manusia, tetapi ada tindak lanjut lewat cara hidupnya. Apa yang dia ajarkan itu pula yang dia lakukan, karena itu pengajaran Paulus jadi sejalan dengan pendiriannya, imannya dan perbuatannya. Sekalipun banyak tantangan dan pergumulan, Paulus tetap menampakkan kesabaran, tidak pernah menyerah, tetapi dengan tekun mengerjakan pekerjaan pelayanan dibarengi dengan kasih yang tulus. Cara hidup Paulus yang demikian dijadikan pola anutan atau teladan oleh Timotius.
Keluarga Kristen yang di kasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Menjadi teladan dalam hidup bukan perkara yang mudah, tetapi sekalipun sulit bukan berarti tidak bisa dilakukan. Orang percaya harus menjadi teladan, sehingga dapat menjadi berkat, sebab di mana saja orang percaya berada di situ ia terpanggil untuk menyatakan keteladanan hidupnya, baik mengenai pengetahuannya tentang Firman Tuhan, maupun cara hidupnya dan imannya. Sama halnya dengan Paulus, di mana eksistensi hidupnya menjadi teladan bagi Timotius. Maka hendaknya kita dalam tanggung jawab sebagai orang tua tidak hanya menjadi pengajar tentang kebenaran firman Tuhan Allah, memberi nasihat dan mengatur kehidupan keluarga, tetapi hendaknya menjadi teladan bagi anak-anak. Sebagai anak-anak haruslah meneladani orang tua dan menjadi pelaku kebenaran firman Tuhan dengan setia. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, tolonglah kami agar mampu untuk menjadi teladan dalam cara hidup, pendirian, iman, kesabaran, kasih dan ketekunan dalam kehidupan setiap hari. Amin.
























