RHK Jumat, 18 Juli 2025
Mazmur 33:16-19
(16) Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa; seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan.
(17) Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan.
(18) Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,
(19) untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
MATA TUHAN TERTUJU KEPADA ORANG YANG TAKUT AKAN DIA
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Seringkali dalam kekalutan karena beratnya beban pergumulan, seseorang menjadi tidak sabar menanti pertolongan Tuhan Allah dan mulai mengandalkan kemampuan sendiri atau kekuatan lain. Pada akhirnya, bukannya penyelesaian masalah yang terjadi, melainkan situasi menjadi lebih buruk. Hal ini juga bisa terjadi atau dialami oleh orang percaya, saudara dan saya. Firman hari ini menjelaskan bahwa sepatutnya dan seharusnya kita lebih mengandalkan Tuhan Allah dalam situasi ketidakpastian dan berbeban berat. Sebab, seorang raja pun (Ibr. melek), seorang pahlawan pun (Ibr. gibor), dan kuda (Ibr. sus) adalah sia-sia dan tidak dapat diandalkan untuk mendapatkan pertolongan dan keselamatan (ayat 16-17). Sebab semua itu adalah kekuatan manusia/ciptaan yang fana, yang tidak dapat menandingi kekuatan Tuhan Allah. Pemazmur menegaskan bahwa, “Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.”
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Betapa menghiburnya janji Tuhan Allah kepada umat-nya, di mana Dia memandang dan memperhatikan umat-Nya yang takut akan Dia dan menanti-nantikan kasih setia-Nya. Dia tidak melihat kekuatan atau kekayaan duniawi, sebab semua itu sia-sia dan tidak dapat memberi keselamatan. Tuhan Allah memperhatikan hati orang percaya dan yang takut kepada-Nya. Oleh karena itu, ketika kita menghadapi tantangan hidup yang begitu berat, seperti ancaman maut atau kelaparan, yakinlah bahwa Tuhan Allah akan menyediakan kelepasan dan pemeliharaan. Dia tidak akan membiarkan kita binasa, sebab Dia memperhatikan dan mengasihi kita. Cukuplah bagi kita untuk tetap takut dan setia kepada-Nya, maka Dia akan memelihara dan menolong kita. Tuhan Allah tidak peduli dengan kekuatan atau kekayaan duniawi kita, melainkan Dia melihat iman di hati dan sikap kita menghormati, mengasihi dan mengandalkan-Nya. (takut akan Dia). Berita sukacita ini adalah penghiburan yang semakin membuat kita bersyukur dan percaya kepada Tuhan Allah. Oleh karena itu, marilah kita menjadi orang-orang yang takut akan Dia dan menanti-nantikan kasih setia-Nya, sebab Dia selalu memandang dan memperhatikan sampai kedalaman hati kita. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah yang penuh kasih, kami bersyukur bahwa mata-Mu tertuju kepada kami orang yang takut akan Engkau dan yang menanti-nantikan kasih setia-Mu. Tolonglah kami untuk tetap percaya dan bersandar kepada-Mu. Tolonglah kami agar senantiasa menjadi orang-orang yang takut akan Engkau, sebab Engkau selalu memandang dan memelihara kami. Amin.
























