Kejadian 2:14
Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat.
SUNGAI YANG TETAP ADA DAN TERUS MENGALIR
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kemarin kita merenungkan sungai-sungai yang melimpah dan makmur namun sudah tidak dapat kita lihat di peta dunia. Ada banyak sungai di dunia ini yang memang sudah tidak ada ataupun mengering, namun yang perlu diperhatikan adalah dua sungai yang terus mengalir. Aliran air yang sudah ada sejak beribu-ribu tahun yang lalu.
Bacaan Alkitab hari ini adalah tentang sungai Tigris dan Efrat. Sungai yang ketiga yaitu Tigris merupakan nama kuno sebuah sungai di Mesopotamia. Tigris dikaitkan dengan kekuatan dan kemuliaan karena mengalir ke arah tanah yang dikenal sebagai pusat dari kekaisaran besar yaitu Asyur dan Babel. Sungai ini secara metafora menggambarkan aliran hikmat dan pengetahuan yang berasal dari Tuhan Allah, mengalir ke bangsa-bangsa dan memperluas pemahaman akan kuasa Tuhan Allah di seluruh dunia. Yang keempat, sungai Efrat. Sungai ini metafora menggambarkan peradaban dan pertumbuhan karena di tepi sungai inilah beberapa peradaban pertama yang besar berkembang di dunia. Sungai ini melambangkan keabadian dan kelanjutan kehidupan, karena sungai ini memberikan kehidupan untuk pertanian dan menopang kehidupan banyak bangsa. Kedua sungai ini masih tetap ada hingga sekarang dan berada di peta dunia, tidak seperti sungai Pison dan Gihon.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Gambaran air sungai yang memberi hikmat, pengetahuan bagi semua bangsa dan juga yang memberikan kehidupan bagi pertanian untuk bangsa-bangsa besar semuanya berasal dari Tuhan Allah. Bacaan ini mengajak kita untuk merefleksikan kembali apa yang Tuhan Allah sudah anugerahkan bagi kita dan seluruh ciptaan, yaitu air sebagai anugerah yang tidak semua orang bisa nikmati dengan mudah. Air menggambarkan karya Tuhan Allah yang secara terus menerus memberikan kehidupan, memurnikan dan menyelamatkan umat-Nya. Yesus Kristus menawarkan air yang bukan hanya menghentikan haus untuk selama-lamanya namun menjadi mata air kehidupan di dalam diri manusia dan terus memancar sampai kepada hidup yang kekal (bnd. Yoh.4:14). Firman Tuhan Allah ini mengundang kita untuk merenungkan keberadaan kita sebagai manusia yang sepenuhnya bergantung pada Tuhan Allah, sumber kehidupan sejati dan juga untuk menjadi aliran sungai yang tetap mengalir bagi semua ciptaan. Amin
Doa: Ya Allah Bapa, sumber hidup kami, tuntunlah kami untuk mencari Engkau dalam setiap waktu yang kami nikmati, agar kami dapat menjadi terang yang terus memancar setiap waktu dan air yang terus mengalir bagi semua ciptaan. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.

























