Kisah Para Rasul 10:35
Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.
HIDUP BERKENAN KEPADA TUHAN
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kondisi dunia saat ini semakin sibuk dan berubah cepat. Banyak orang terjebak dalam rutinitas keagamaan yang sekedar formalitas. Ibadah dilakukan, pelayanan dikerjakan, namun pertanyaannya; apakah hidup kita sungguh-sungguh berkenan di hadapan Tuhan Allah? Apalagi keseharian kita sering tergoda untuk hidup kompromi membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar. Semestinnya gaya hidup kita mencerminkan ketaatan, kerendahan hati dan kasih kepada Tuhan Allah serta sesama manusia.
Firman Tuhan Allah hari ini menegaskan bahwa karakter utama orang yang disebut berkenan kepada Tuhan Allah adalah mereka yang memiliki sikap takut dan hormat serta perbuatannya mencerminkan kehendak-Nya. Sebagaimana cerita Nuh dalam Kejadian 6:9 tentang kehidupan orang benar yang hidupnya bergaul dekat dengan Tuhan Allah. Nuh menjadi contoh nyata bagaimana orang hidup yang berkenan kepada-Nya. Dalam ayat ini, Kornelius disebut orang yang berkenan kepada Tuhan Allah. Kornelius adalah seorang perwira yang saleh dan takut akan Tuhan Allah yang terkenal baik di kalangan orang Yahudi. Ia menjadi contoh yang nyata dari orang yang hidup berkenan kepada-Nya dan penuh dengan kerendahan hati dalam menerima Injil keselamatan.
Keluarga yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Sebagai keluarga Kristen yang telah diselamatkan oleh Yesus Kristus, hendaklah kita memilki gaya hidup yang berkenan kepada Tuhan Allah. Di tengah dunia yang semakin materialistis dan egois, menjadi orang yang takut akan Tuhan Allah dan hidup berkenan kepada-Nya tetap sangat penting dan relevan. Marilah kita memeriksa diri, apakah hidup kita sehari-hari sudah mencerminkan seseorang yang hidup berkenan kepada-Nya atau belum? Mengambil keputusan untuk hidup takut akan Tuhan Allah berarti harus berani tampil beda, hidup benar walaupun tidak populer. Roma 12:2 berkata “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah, apa yang baik yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna”. Artinya, orang yang hidup berkenan kepadab Tuhan Allah akan diberikan hikmat dan kemampuan dalam segala hal. Sehingga setiap keputusan selalu ada penyertaan Tuhan Allah. Amin.
Doa: Bapa Kami Di Sorga, kami bersyukur karena Engkau tidak melihat rupa dan status kami, tetapi Engkau memandang hati yang takut akan Engkau. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.




















