1 Yohanes 3:18
Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
JANGAN HANYA BICARA, MARI BERTINDAK!
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam kehidupan keluarga masa kini, kita terbiasa mengungkapkan kasih lewat kata-kata seperti aku sayang kamu, aku peduli atau aku akan selalu ada. Kata-kata itu memang baik, tapi terkadang itu tidak cukup untuk menggambarkan kasih yang sesungguhnya. Tidak ada bukti nyata dari ungkapan kasih tersebut. Firman Tuhan Allah hari ini mengajak kita untuk melangkah lebih jauh di mana kasih sejati harus diwujudkan dalam perbuatan dan dalam kebenaran. Kasih yang hanya diucapkan tanpa tindakan adalah sia-sia. Kata `kasih’ menggunakan kata Yunani agapao yang merujuk pada kasih Tuhan Allah. Kata `perbuatan’ menggunakan kata Yunani ergon yang artinya: work (pekerjaan); deed (tindakan, aktivitas). Sedangkan kata `kebenaran’ menggunakan kata Yunani aletheia, artinya truth (kebenaran), lawan dari fiksi, mitos. Jadi, firman hari ini menegaskan bahwa kasih Tuhan Allah yang tidak menuntut balas dan yang memelihara kehidupan itu harus dinyatakan dalam kerja, tindakan dan seluruh aktivitas secara nyata, tidak berpura-pura, tidak munafik. Ini tentu saja membutuhkan komitmen yang sungguhsungguh dan kerelaan untuk berkorban.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam keluarga, kasih yang benar akan terlihat dalam halhal sederhana seperti meluangkan waktu, membantu tanpa diminta, mendengarkan dengan sabar dan saling memaafkan. Kasih dalam perbuatan juga berarti hadir di saat yang sulit, saat pasangan sedang lelah, kita memberikan dukungan. Saat anak melakukan kesalahan, kita menegur dengan kasih bukan amarah. Ketika salah satu anggota keluarga gagal, kita tidak menghakimi tetapi menguatkan, inilah kasih yang nyata. Firman hari ini menekankan bahwa kasih harus dinyatakan dalam kebenaran. Artinya kasih kita tidak munafik, bukan sekadar pencitraan atau pura-pura tetapi tulus dari hati. Kita mengasihi bukan karena kewajiban tetapi karena Yesus Kristus lebih dahulu mengasihi kita. Di tengah dunia dengan hiruk pikuk persoalan yang ada, keluarga Kristen dipanggil untuk menjadi tempat di mana kasih itu benarbenar hidup. Bukan kasih yang hanya terdengar tapi yang bisa dirasakan. Jangan hanya bicara, mari bertindak! Karena kasih Yesus Kristus memampukan kita untuk mengasihi bukan hanya dengan lidah tetapi dengan tindakan nyata yang mengubah suasana rumah kita menjadi tempat kasih Tuhan Allah berdiam. Doa: Tuhan Allah, tolong ajari kami untuk mengasihi bukan hanya dengan kata-kata tetapi dengan perbuatan dan dalam ketulusan. Mampukan kami mewujudkan kasih-Mu dalam kehidupan keluarga kami setiap hari. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin
























