Saling Membantu untuk Menolong Orang yang Menderita
Markus 2:3
Sikap saling membantu diperlihatkan oleh beberapa orang yang membawa orang lumpuh kepada Yesus dan empat orang yang menggotongnya (mengusung). Tindakan kerja sama ini merupakan suatu wujud iman yang digerakkan oleh kasih yang tulus dan mau berkorban supaya orang yang menderita mengalami pertolongan Tuhan. Keteladanan bekerja sama dalam membantu orang lain, memotivasi untuk bersikap peduli.
Sebagai keluarga Kristen rela berkorban dan menolong sesama menjadi sikap kebiasaan setiap anggota keluarga. Anak-anak janganlah sibuk dengan game atau Handphone seharian kecuali studi on line tetapi bantulah orang tua untuk bekerja di rumah. Sebagai orang percaya, sudahkah hari ini kita membantu orang yang membutuhkan uluran tangan kita (berdiakonia)? Memberikan mereka makanan, obat-obatan atau apa saja yang dibutuhkan sesuai kemampuan dan keikhlasan kita. Mungkin hari ini kita belum memiliki uang, bahan makanan atau sesuatu yang dapat kita bagikan. Doa dan dukungan kita pun dapat meringankan beban mereka. Tindakan ini sangat efektif kalau dilakukan bersama-sama (gotong royong). Ada pepatah yang mengatakan ringan sama dijinjing berat sama dipikul. Dengan bekerja sama kita dapat melakukan banyak hal yang terbaik. Bersama kita bisa. Marilah kita membudayakan lagi Mapalus pertanian untuk menanam di lahan-lahan yang kosong dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Amin.
Doa: Ya Tuhan Yesus, di masa sulit ini ajar kami untuk tidak menyulitkan orang lain tetapi bekerja sama membantu orang yang menderita supaya setiap orang mengalami kuasa penyelamatan-Mu. Amin.
























