Hikmat Mendatangkan Kekayaan dan Kehormatan
Amsal 8:18
Ada orang di sekitar kita untuk berupaya mencari kekayaan dan kehormatan dengan cara mengesampingkan kebenaran dan keadilan, walaupun mereka mengetahui bahwa itu adalah dosa.
Salomo sebagai raja ketiga bangsa Israel, memulai tugasnya dengan mengandalkan Tuhan; ia tidak meminta kekayaan dan kehormatan, melainkan meminta hikmat, yang justru dengan itu ia diberi kekayaan dan kemuliaan (1 Raja-Raja 3:9-13). Artinya, Salomo dalam menjalankan tugas tidak mengejar harta dan kehormatan, melainkan berupaya untuk mendatangkan kesejahteraan dan keadilan bagi bangsa Israel dan dari itu pula ia diberkati dengan kekayaan dan kehormatan. Firman Tuhan hari ini menegaskan kepada kita bahwa kekayaan dan kehormatan hanya akan dimiliki oleh orang yang mengandalkan Tuhan, karena kekayaan yang dimaksudkan bukan hanya soal materi duniawi saja, melain-kan juga kekayaan hati yang mendatangkan ketenteraman dan kesejahteraan hidup banyak orang seperti hidup meng-hargai keberadaan orang lain, melakukan tugas dan kerja dengan profesionalisme berdasarkan takut akan Tuhan, kemudian semuanya dinampakkan melalui usaha dan kerja dalam kejujuran dan keadilan.
Sebagai keluarga Kristen, kita diajak oleh Firman Tuhan ini untuk mendapatkan hikmat yang mendatangkan damai sejahtera (Roma 14:19), memanfaatkan karunia yang ada pada kita, dan terus membekali diri dengan pengetahuan serta keterampilan yang berdasarkan pada takut akan Tuhan, sebab melalui hal itu kita akan mendapatkan kekayaan dan kehormatan yang sesungguhnya. Amin.
Doa : Ya Bapa, ajarlah kami untuk tetap setia pada nilai-nilai kebenaran–Mu, supaya setiap usaha dan perjuangan kami mendatangkan damai sejahtera bagi banyak orang dan men-jadi kekayaan dan kehormatan bagi kami. Amin.
























