Pujian dan Salam Kristiani
Roma 16:14-16
Keluargaku yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, salam sejahtera bagi kita semua. Shalom. Dari ciri khas salamnya, terlihat bahwa Paulus sangat memelihara kemitraan dengan teman-teman sepelayanan. Ia menyapa mereka satu persatu, menurut nama dan kepribadian mereka, yang menunjukkan bahwa ia tidak bekerja secara tunggal, tetapi melaksanakan tanggung jawab pelayanannya secara tim dan tidak basa-basi memberi salam. Sebab dibalik ucapan salamnya ada kata pujian yang membangkitkan semangat hidup bagi percaya, yang adalah anggota Tubuh Kristus.
Satu persatu Paulus menyampaikan salamnya kepada mereka, yaitu: Asinkritus, Flegon, Hermes, Patrobas, Hermas, Filologus, Yulia, Nereus dan Olimpas. Walaupun orang-orang Kristen itu berasal dari berbagai latar belakang, yaitu: Romawi, Yahudi, non Yahudi, budak dan orang terpandang, tetapi Paulus menyapa orang-orang tersebut dengan kasih yang tulus, tanpa perbedaan. Cara Paulus ini menjadi ciri khas atau model yang penting dalam memberi salam, sapaan Kristiani yang terhadap sesama orang percaya. Sebab ketulusan sapaan itu menunjukkan kasih yang tidak membedakan, menimbulkan kehangatan, rasa persaudaraan, penghargaan dalam pelayanan dan kehidupan orang percaya. Paulus melakukan semuanya ini, karena ia meneladani sikap dari Tuhan Yesus Kristus, yang memandang setiap orang dengan kasih dan tanpa diskriminasi.
Keluargaku yang terkasih, kita adalah satu tim pelayanan yang setiap hari berjumpa dalam keluarga dan dengan orang lain, yang setiap hari mendengar ucapan salam atau kata sapaan seperti selamat pagi-siang-malam, tabea, shalom. Semua ucapan salam ini menjadi model dan ciri khas bagi kita untuk saling menghargai dan peduli, dalam sapaan kasih tanpa diskriminasi, artinya setiap orang, siapapun pantas menerima sapaan atau salam dalam kasih Kristus. Semoga kita menjadi orang-orang yang suka memberi salam satu dengan yang lain, sebagai tanda kita hidup dan hidup ini penting untuk hormat terhadap diri dan sesama kita, sebagai tanda hormat dan pujian kita kepada Tuhan Yesus, Pemberi hidup. Amin.
Doa: Terima kasih Tuhan Yesus atas Firman-Mu. Tolong kami untuk saling hormat dan memuji, bukan untuk kesombongan diri, tetapi sebagai tanda hormat dan cinta kami kepada-Mu. Amin.
























