SOBAT obor, sebagai manusia, tidak bisa dipungkiri bahwa pengetahuan kita sebagai manusia sangat terbatas, sehingga ada kalanya kita keliru dalam menilai situasi atau menilai orang lain. Apalagi jika sudah
menyangkut isi hati dan pikiran orang lain, sulit untuk diketahui, seperti bunyi peribahasa : ”Dalamnya laut dapat di ukur, dalamnya hati saat hidup di dunia, siapa yang tahu?” Namun, berbeda dengan Yesus, meski Yesus adalah manusia sejati, namun Ia tetap memiliki sisi Ilahi yang membuat Yesus Maha Tahu. Bahkan yang tersembunyi dalam hati dan pikiran manusiapun bisa Ia ketahui.
Sobat obor, saat Tuhan Yesus mengetahui isi hati dan pikiran orang-orang Farisi yang berada di Yude, bahwa mereka salah paham terhadap-Nya tentang baptisan, padahal yang membaptis bukanlah Yesus melainkan murid-murid-Nya, tetapi karena para murid selalu bersama Yesus, maka orang farisi salah mengira. Yesuspun tahu bahwa telah timbul kebencian besar dari orang farisi kepada- Nya, lebih besar dari kebencian mereka terhadap Yohanes Pembaptis yang telah kalah populer dari Yesus. Karena Yohanes telah membuat banyak orang meninggalkan agama Yahudi, kini datang Yesus yang membuat lebih banyak lagi orang meninggalkan agama Yahudi. Karena itu, Yesus segera meninggalkan Yudea dan kembali ke Galilea, namun disini bukan karena Yesus takut kepada orang- orang Farisi melainkan Yesuspun tahu bahwa di perjalanan-Nya ke Galilea yakni di Samaria, Dia akan memenangkan jiwa-jiwa, sehingga lebih perlu bagi Yesus untuk meninggalkan Yudea.
Sobat obor, bersyukurlah kita yang memiliki Tuhan seperti Yesus, karena Ia Maha Tahu apa yang sedang kita alami dalam hidup ini, bahkan isi hati dan pikiran kitapun Ia tahu, disaat orang lain bahkan orang terdekatpun sulit memahami situasi dan pergumulan kita, Yesus tahu keadaan kita. Datanglah pada Yesus karena Ia selalu ada untuk kita, bahkan Ia sendiri datang ke dalam dunia karena Ia tahu kita hampir binasa karena itu Dia datang untuk menyelamatkan kita. Amin.























