2 Petrus 1:8–9
(8) Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
(9) Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.
BERHASIL DALAM PENGENALAN YESUS KRISTUS TUHAN KITA
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Hidup dalam pengenalan akan Yesus Kristus bukan hanya sekadar mengetahui siapa Dia, melainkan mencari tahu apa yang Dia inginkan untuk kita lakukan dan agar kita melakukannya. Dia menginginkan agar kita hidup tekun, saleh, mampu menguasai diri sendiri dan mengasihi semua orang. Hal itu membawa kita pada pertumbuhan rohani yang nyata, sehingga berdampak pada perbuatan baik kepada sesama, saling menolong, menopang dan melayani satu dengan yang lain. Apabila semua itu ada dalam diri kita, maka Yesus Kristus akan membuat kita berhasil dalam pengenalan akan Dia dan hidup kita akan berbuah; kebaikan, kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran dan kemurahan. Rasul Petrus mengatakan dalam ayat 9, jika kita tidak memiliki sifat-sifat yang demikian sesungguhnya kita adalah buta dan picik yaitu orang-orang yang tidak menyadari bahwa kita telah menerima anugerah keselamatan.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Sesungguhnya, ketika kita menyadari bahwa hidup ini hanyalah karena kasih karunia Tuhan Allah, maka kita akan melakukan hal-hal yang sesuai dengan kehendak-Nya. Kita hidup dalam konteks orang-orang yang telah menerima penebusan dari Dia melalui Yesus Kristus. Oleh karena itu, seyogyanyalah kita menghargai kasih karunia itu dalam kehidupan kita melalui praktik-praktik yang membangun dan berdampak baik kepada sesama. Dalam kehidupan berumah tangga, kasih menjadi pemersatu dan mewarnai hubungan keluarga. Suami istri tidak hanya sekadar melaksanakan tugas, fungsi dan tanggung jawab secara rutin, melainkan harus hidup dalam kasih agar hubungan yang sehat dan harmonis selalu ada di dalam keluarga. Terjadi saling mengampuni antara satu dengan yang lain ketika ada kesalahan dan tidak ada dendam atau saling menyalahkan. Anak-anak juga akan tumbuh dalam suasana yang penuh cinta kasih dan damai sejahtera dari orangtua. Dengan demikian rumah yang kita tempati menjadi tempat yang paling aman dan sejuk bukan menjadi sumber konflik dan tekanan. Setiap keluarga pasti memiliki persoalan dan pergumulan hidup masing-masing. Namun jika kita selalu menghadirkan suasana sukacita dan damai sejahtera di dalamnya pasti akan selalu terhindar dari emosi dan kata-kata yang saling menyakiti. Inilah yang disebut berhasil dalam pengenalan akan Yesus Kristus Tuhan kita. Amin
Doa: Ya Tuhan Allah, berilah kami hikmat-Mu agar kami mampu menghargai kasih karunia yang telah Engkau berikan kepada kami sehingga kami tidak menjadi buta dan picik. Dalam nama Yesus Kristus, Amin.




















