SOBAT obor, kita sering sekali mendengar orang berkata: “makang puji sekali ini orang!” Istilah ini ditujukan kepada seseorang yang merasa hebat dengan dirinya sendiri, atau bertindak sesuatu yang ditujukan untuk mendapat pujian untuk diri sendiri. Dalam istilah yang lebih global kita mengenal istilah Ge Er. Biasanya orang melakukan ini dalam keadaan yang sadar. Nah, Tuhan Allah ketika menyatakan maksudnya dalam ayat ini kira- kira berkata begini: “hai bangsa Israel, jangan makang puji atau ge er, karena bukan karena baik atau hebatmu Tuhan akan memulihkan kamu, tapi karena Aku sendiri.”
Sekarang mari kita lihat apa maksud Allah. Tuhan hendak memulihkan kehormatan-Nya, melindunginya dan meninggikannya dengan mengerjakan pembaruan besar terhadap Israel dan kemudian mengerjakan keselamatan bagi mereka. Tapi sayang, nama Allah telah diinjak dan dilecehkan. Cermatilah di sini, nama Allah yang kudus adalah nama-Nya yang besar. Kekudusan-Nya adalah kebesaran-Nya. Demikianlah Ia sendiri memandangnya. Allah akan mengagungkan nama-Nya sebagai nama yang kudus, sebab Ia akan menguduskannya: Aku akan menguduskan nama-Ku yang besar yang sudah kamu najiskan. Ketika Allah menjalankan apa yang sudah diucapkan-Nya dengan bersumpah demi kekudusanNya, maka Ia menguduskan nama-Nya. Dampak dari hal ini ialah: bangsa- bangsa akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, manakala aku menunjukkan kekudusanKu kepadamu di hadapan bangsa-bangsa dan di hadapanmu. Ketika Allah membuktikan bahwa nama-Nya sungguh kudus, dan orang-orang kudus-Nya memuji nama-Nya, maka ia pun dikuduskan dalam diri mereka.
Sobat obor, ketika Tuhan hendak menyatakan kehendak-Nya apalagi berkaitan dengan kekudusan nama-Nya, maka itu adalah otoritas bebas Allah. Sama sekali bukan karena kebaikan kita sebagai manusia. Hal ini pula yang hendak digambarkan dalam karya penyelamatan Allah selanjutnya; bahwa bukan karena kebaikanmu engkau diselamatkan tapi sesungguhnya hanya karena belas kasihan Allah. Amin. (DLW)























