SOBAT obor, selamat Tahun Baru, selamat menjemput berkat di tahun ini. Tahun baru adalah juga tahun untuk melakukan perubahan dan resolusi dalam kehidupan kita masing-masing. Oleh karena itu bangkitlah orang muda untuk melakukannya dan bukan hanya sekedar impian dan kata-kata manis yang selalu hadir pada saat memasuki tahun yang baru. Segeralah memulainya hari ini, saat ini juga jangan menunda sesuatu yang dapat kita lakukan hari ini. Sebab keberhasilan yang akan kita raih itu bukan hanya dimulut tapi harus melalui tindakan nyata. Belajarlah dari kegagalan-kegagalan yang kita alami di tahun yang telah dilewati. Halhal apa yang membuat kita gagal dan tidak mampu kita lakukan. Evaluasilah diri kita sendiri dan kemudian membenahi diri dengan berkomitmen serta berupaya untuk terus konsisten memasuki tahun yang baru ini. Sebab tidak ada yang tidak mungkin selama kita mencobanya, menjadi tidak mungkin jika kita tidak pernah berbuat apa-apa.
Sobat obor, bacaan hari ini mengajarkan kita bagaimana dapat meraih setiap hal yang kita impikan. Tuhan mengingatkan di ayat 1, agar menjaga komitmen dalam keyakinan iman untuk selalu melakukan dengan setia segala perintah yang Tuhan sampaikan bagi kita agar supaya kamu hidup (berhasil) dan bertambah banyak serta memasuki dan menduduki (Ibr. wirisyetem dari kata yarash, memiliki/mewarisi) negeri yang dijanjikan. Tuhan mengingatkan kita tentang kesetiaan yang mendatangkan berkat dalam kehidupan kita sebagai orang muda. Tetapi kemudian juga Tuhan mengingatkan dari ayat 2-4 bagaimana kita harus terus konsisten dalam iman kepadaNya. Dikatakan agar supaya kita mengingat bagaimana umat pilihan Tuhan pun menghadapi proses dariNya. Ketika mereka melakukan perjalanan yang panjang selama 40 tahun di padang gurun dan makan makanan yang tidak dikenal yakni manna. Tetapi kemudian pakaian mereka tidak menjadi buruk dan kaki mereka tidak menjadi bengkak.
Sobat obor, belajar dari perjalanan bangsa Israel akan menjadikan kita memasuki tahun baru ini dengan tetap setia kepada Tuhan itulah komitmen saudara dan terus konsisten tidak berubah-ubah seperti cuaca yang seringkali berubaha-ubah. Dengan demikian akan membuat kita akan mampu menghadapi segala situasi dalam kehidupan, terutama hal-hal yang menurut kita menjadi beban dan pergumulan, padahal itu semua adalah proses Tuhan bagi kehidupann kita masing-masing. Tahun baru telah tiba, buanglah segala sifat yang lama dan saatnya sekarang kita mau hidup bersama Tuhan menjalaninya dengan sukacita dalam segala keadaan yang teralami. Selamat Tahun Baru, Tuhan Yesus Kristus memberkati. Amin. (ARMI)























