Lukas 22:53
Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu.”
Inilah Saat Anak Manusia Diserahkan
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Yesus Kristus pada saat penangkapan-Nya mengatakan bahwa Ia sebenarnya sehari-hari berada di Bait Suci, sehingga siapa saja dapat berjumpa dengan Dia. Para prajurit bisa saja menangkap-Nya ketika sedang mengajar ataupun ketika bersama dengan para murid-Nya. “Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu”, Yesus Kristus hendak memberikan pernyataan bahwa inilah saat ini harus mulai menjalani masa-masa sengsara-Nya yakni bermula dari penangkapan-Nya. Yesus Kristus tidak hendak menghindar atau melarikan diri atau meminta para murid-Nya dan orang banyak untuk membela diri-Nya, karena is tahu bahwa rencana Tuhan Allah hams digenapi dalam diri-Nya. Proses penangkapan sampai kematian-Nya di kayu salib harus dijalani-Nya sebagai bentuk ketaatan-Nya kepada Allah Bapa.
Inilah saat Anak Manusia diserahkan kepada orang-orang berdosa untuk disalibkan. Ia menjalani-Nya dengan ketaatan, bagaikan domba yang siap dibawa ke pembantaian untuk disembelih. Darah-Nya yang tercurah di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia, sebab tanpa salib tidak akan ada mahkota kehidupan. Dalam kesadaran yang penuh Yesus Kristus menyerahkan diri-Nya untuk dibawa guna diadili. Ia tahu bahwa tidak ada gunanya membela diri. Orang-orang yang menghendaki kematian-Nya pasti akan selalu mencari jalan supaya Ia dihukum mati. Dan itulah jalan Tuhan Allah untuk penyelamatan umat manusia.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Di minggu-minggu sengsara ini, mad kita semakin menghayati sengsara Yesus Kristus. Ia dihina, diludahi, dicambuk sehingga kulit dan dagingnya rusak. Ia harus memikul salib yang berat seorang diri. Itu semua dilajalaninya dengan kesetiaan dan ketaatan. Ia rela menderita dan mati di kayu salib untuk menebus dosa kita semua. Percayalah terus kepada-Nya, tetaplah setia mulai dari keluarga. Rajinlah bekerja dan belajar sebagai tanda bahwa kita adalah orang yang percaya kepada-Nya. Orangtua ajarkanlah kepada anak-anak untuk rajin beribadah serta menghormati orang tua. Sebaliknya juga anak-anak isilah hari-hari hidup yang Tuhan Allah anugerahkan. Jadilah saksi dan duta Yesus Kristus di manapun kita berada. Yesus Kristus menolong dan memberkati kita semua, Amin.
Doa: Ya Yesus Kristus, dengan pengorbanan-Mu di kayu salib maka kami memperoleh hidup kekal. Mampukanlah kami untuk tetap setia mengikuti teladan-Mu yang taat dan setia melakukan kehendak Bapa, walaupun menderita. Biarlah kami juga hidup dalam ketaatan dan kesungguhan. Amin.






















