Yeremia 31:2–3
(2)Pada waktu itu tentara raja Babel mengepung Yerusalem, dan nabi Yeremia ditahan di pelataran penjagaan yang ada di istana raja Yehuda.
(3) Sebab Zedekia, raja Yehuda, telah menahan dia di sana dengan tuduhan: “Mengapa engkau bernubuat: Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku menyerahkan kota ini ke dalam tangan raja Babel
KASIH TUHAN ALLAH TIDAK BERUBAH
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Bagaimana reaksi kita manakala di tengah pergumulan dan penderitaan kemudian mendapatkan berita sukacita bahwa kita akan dibebaskan. Tentu berita itu akan membuat kita bersukacita dan bergembira. Kegembiraan itu mungkin tidak dapat dirangkai dengan kata-kata. Seperti itulah yang dirasakan Israel manakala dikatakan bahwa mereka sebagai umat mendapatkan kasih karunia ketika ancaman pedang melanda mereka. Mereka terluput dari ancaman bahaya dan seperti orang yang tidak dapat melihat apa-apa oleh karena tertutup dengan pekatnya penderitaan, Tuhan Allah nampak atas mereka dengan kasih-Nya. Ia menuntun dan memberikan ketenangan atas mereka. Bahkan dikatakan Ia melanjutkan kasih setia-Nya kepada mereka. Luar biasa kasih Tuhan Allah atas umat-Nya.
Firman Tuhan Allah hari ini menguatkan kita bahwa sebagaimana Israel mendapatkan kasih karunia Tuhan Allah, demikian pula kita sebagai umat-Nya. Sesungguhnya kita tetap berada dalam naungan kasih Tuhan Allah yang tidak pernah membiarkan kita dalam situasi dan kondisi apapun. Mungkin kita kadang mengira bahwa Tuhan Allah telah menjauh dari kita tatkala kita mengalami kesulitan hidup. Kita menduga Tuhan Allah telah menyembunyikan diri-Nya dan meninggalkan kita. Ternyata kita keliru. Dia senantiasa bersama umat-Nya dan kasih-Nya itu tetap dan tidak berubah.
Firman Tuhan Allah menjamin bahwa Dia pasti meluputkan kita dari berbagai ancaman dan membawa kita menikmati ketenangan dan kedamaian. Ini jaminan-Nya bagi kita umat-Nya. Bahkan kasih setia-Nya akan selalu berlanjut bagi kehidupan umat-Nya. Namun persoalan kita adalah betapa kita sering meragukan kasih-Nya. Ketika doa kita belum terjawab, ketika pergumulan sepertinya belum berakhir, ketika harapan kita belum seperti kenyataan, kita menjadi kecewa, putus asa dan mulai mengira bahwa Tuhan Allah tidak mengasihi kita dan telah membiarkan kita.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Firman Tuhan Allah hari ini menegaskan bahwa, kasih Tuhan Allah tidak berubah bagi umat-Nya. Agar umat-Nya hidup Ia berperang untuk kita dan meluputkan kita. Ia berjanji memberikan ketenangan dan melanjutkan kasih setia-Nya bagi kita. Sebagai keluarga Kristen, jalanilah hidup dengan keyakinan ini supaya kita tidak mudah menjadi kecewa dan putus asa sebab Tuhan Allah senantiasa mengasihi kita. Amin.
Doa : Ya Tuhan Allah, kami bersyukur kepada–Mu sebab Engkau senantiasa mengasihi kami d7alam keadaan apapun. Kiranya kami dimampukan untuk dapat menjalani hidup ini dalam pengharapan bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan kami. Dalam nama Yesus Kristus.
Amin.






















