Yosua 24:14–18
MEMILIH TUHAN ALAH SETIAP HARI
Ayat Kunci: “Tetapi aku dan seisi rumahku,
kami akan beribadah kepada TUHAN.”
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Di zaman sekarang, “allah lain” tidak selalu berupa patung. Bisa berupa uang, jabatan, popularitas, media sosial, bahkan kesibukan yang menggeser posisi Tuhan Allah. Setiap hari kita diperhadapkan pada pilihan: mengutamakan Tuhan Allah atau mengutamakan hal-hal lain. Keputusan mengikuti Tuhan Allah bukan keputusan sekali seumur hidup, tetapi keputusan yang diperbarui setiap hari. Hidup ini adalah pilihan. Setiap bangun pagi kita diperhadapkan pada banyak pilihan. Apakah berdoa dan baca firman dulu? Atau mandi dan sarapan dulu? Atau bersiap untuk bekerja ? Mengurus anak? Ke sekolah? Dan lain sebagainya. Sebagai keluarga Kristen. Kita meyakini bahwa hidup yang diberkati adalah jika kita menjadikan firman Tuhan Allah sebagai “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Mazmur 119:105. Artinya jalan hidup diberkati dan bahagia adalah hidup dalam firman. Semua manusia pasti berusaha dalam hidup untuk meraih hidup yang diberkati dan bahagia.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Yosua tidak memaksa bangsa Israel. Ia memberikan pilihan. Tetapi sebelum mereka memilih, Yosua lebih dahulu mengambil keputusan untuk dirinya sendiri dan keluarganya. “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” Iman selalu bersifat pribadi sebelum memengaruhi orang lain. Pertanyaan bagi kita adalah: Siapakah yang paling menguasai hati saya hari ini? Marilah kita meneladani sikap Yosua.
Doa: Ya Tuhan Allah, kami memilih Engkau sebagai Tuhan dalam hidup. Tolong kami agar selalu teguh meyakini dan mewujudkan iman kepada-Mu dalam setiap langkah hidup. Kami berdoa dalam nama Anak-Mu, Yesus Kristus. Amin.























