2 Petrus 1 : 4
Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.
MEMILIKI SIFAT ILAHI
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Hidup saleh dan taat adalah bagian dari kodrat ilahi. Yesus Kristus, adalah contoh pribadi yang taat kepada Bapa-Nya yang di sorga. Karena ketaatan-Nya sehingga Dia rela berkorban, menderita, disalibkan dan mati di atas kayu salib demi menebus dosa manusia agar manusia dapat hidup. Kita juga sebagai orang percaya dipanggil dan diperlengkapi oleh Tuhan Allah untuk hidup dalam kesalehan. Kesalehan membawa kita dapat mengambil bagian dalam kodrat Ilahi. Kodrat Ilahi adalah sifat-sifat Tuhan Allah yakni; penuh kasih, sabar, adil dan rendah hati. Kasih bukan sekedar perasaan yang timbul dari seseorang kepada orang lain melainkan tentang aksi dan tindakan nyata yang kita demonstrasikan kepada orang lain yang membutuhkan. Sabar artinya tidak lekas marah, mampu mengendalikan diri dan emosi. Sabar bukan berarti lemah, justru hanya orang yang kuatlah yang mampu untuk bersabar. Adil adalah tindakan yang tidak memandang bulu atau tidak pilih kasih. Dengan berlaku adil berarti kita menghormati harkat dan martabat orang lain. Rendah hati adalah sikap yang tidak membanggakan dan menonjolkan diri dan tidak merasa lebih dari orang lain. Sifat ini sangat mulia, namun tidak mudah untuk dilakukan. Semua hal yang disebutkan di atas adalah cerminan dari sifat ilahi yang harus dimiliki oleh semua keluarga Kristen. Dengan hidup sesuai dengan kodrat ilahi maka kita akan luput dari hal-hal duniawi yang penuh dengan hawa nafsu. Hawa nafsu ialah keinginan manusia yang dikuasai oleh kesombongan, keangkuhan, keegoisan, keserakahan dan lain sebagainya. Itulah sebabnya Petrus menasihati kita untuk hidup dipenuhi dengan karakter Yesus Kristus.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kita setiap hari diperhadapkan dengan pilihan hidup yang berkenan kepada-Nya atau tidak. Tuhan Allah memanggil kita untuk hidup mengasihi tanpa syarat, suami mengasihi istri, istri mengasihi suami, orangtua mengasihi anak dan anak juga mengasihi orangtua, sementara dunia menuntut kita untuk melakukan hal-hal yang serupa dengan dunia ini. Pilihan ini sangat menentukan hidup kita selanjutnya. Karena itu, mintalah petunjuk dan hikmat Tuhan Allah agar dapat memilih sesuai dengan apa yang Dia inginkan kita lakukan. Amin.
Doa: Ya Bapa di Sorga, ajarlah kami untuk melakukan hal-hal yang mencerminkan karakter Yesus Kristus agar supaya kami boleh dapat menjadi berkat bagi sesama. Dalam nama Yesus Kristus, Amin.




















