DODOKUGMIM-Agenda perubahan Tata Gereja GMIM mulai dibahas, Kamis (24/9/2026) hari ini dalam Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) di Manado Convention Center . Pembukaan kegiatan rencananya akan dilaksanakan pukul 10.00 Wita.
Ketua BPMS GMIM. DR. Adolf Katuuk Wenas, M.Th mengajak seluruh jemaat GMIM untuk turut ambil bagian sesuai dengan kapasitas masing-masing. “Sidang ini sangat menentukan arah pelayanan dan masa depan GMIM. Mari kita dukung dan doakan bersama,” kata dia, Rabu kemarin.
Jemaat, kata dia, adalah bagian dari GMIM yang sejak awal sudah dilibatkan dalam
proses perubahan Tata Gereja. “Proses ini sudah dilakukan dengan baik,” tegasnya.
Disisi lain, Wenas mengingatkan para anggota majelis sinode (AMS) sebagai peserta SMSI. “Jadilah duta gereja yang berpikir untuk memperkuat gereja,” ucapnya.
Bagi Wenas, perbedaan adalah hal yang biasa namun setiap perbedaan harus diarahkan untuk membuka wawasan, memperkaya pemikiran serta berfokus pada kebaikan gereja. “Kita harus tetap menjaga tradisi gereja. Teologi dan semua tradisi yang ada,” tuturnya.
Anggaplah sidang ini, lanjutnya, sebagai ajang reuni bagi semua. “Kita bertemu dan sharing bersama. Saling sapa, bertukar pikiran, mencari ide bersama dan
melakukan evaluasi,” tambahnya.
Wenas menegaskan, SMSI adalah bagian dari kerja pelayanan gereja. “Jangan jadikan ini sebagai ajang pertaruhan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tutupnya.(*)
























