Penulis : Pdt. DLW
SOBAT obor, apakah yang pertama- tama akan anda lakukan jika mendengar kabar baik? Pasti dengan semangat kita ingin membagikannya. Nah, bagaimanakah anda membagikan kabar baik itu kepada orang lain? Inilah Kisah Para Rasul yang menceritakan bagaimana kabar baik tentang Yesus itu disebar luaskan. Membaca kita Kisah Para Rasul hendak menunjukkan bahwa tidak ada yang dapat menghalangi penyebar luasan Injil Yesus ke seluruh dunia. Melalui kitab ini, Roh Kudus hendak menunjukkan kepada semua manusia bahwa Yesus datang untuk mengajak segala bangsa dan suku bangsa menjadi bagian dari umat Allah. Tentu tantangannya begitu besar, lebih besar dari apa yang dibayangkan manusia sebelumnya. Dan pasti ada tokoh yang berjuang keras untuk menyebarkan kabar baik itu. Dialah Saulus yang kemudian bertobat dan diberi nama baru: Paulus.
Dalam perjalanan Paulus memberitakan Injil, ia harus berhadapan dengan orang Yahudi yang merasa terancam dengan kehadiran Injil. Tentu saja orang Yahudi keberatan karena Yesus yang diberitakan itu disebut Mesias yang sangat ditunggu oleh orang Yahudi. Tapi sungguh tak berkenan di hadapan mereka sosok Mesias seperti Yesus yang lembut dan penuh kasih. Demikian pula kekuatiran mereka karena semakin banyak orang Yahudi menjadi Kristen karena percaya pada Kristus sebagai Mesias. Maka perlu direncanakan sesuatu bagi penganut Kristen itu, terlebih tentu saja yang menyebar luaskan Injil itu. Paulus adalah orang yang paling bersemangat memberitakan Kristus. Dan ia harus berhadapan dengan kekuasaan waktu itu termasuk pemerintahan Romawi yang kejam di mana orang Yahudi bernaung.
Di hadapan Festus, wali negeri yang baru Paulus harus berhadapan dengan tangan besi yang siap mematahkannya kapan saja. Tentu saja perihal memenjarakan Paulus bukan sekedar masalah Paulus semata, karena sebagai Wali Negeri yang baru, Festus juga sementara mencari muka terhadap warganya. Maka Paulus harus berhadapan tirani kekuasaan yang menggurita: kekuasaan ditambah dengan agama bersatu mengintimidasi pemberita kebenaran yang tak berdaya. Tak berdaya secara fisik memang, tapi Paulus dikaruniakan keberanian oleh Roh Kudus untuk tetap bertahan pada kebenaran yang ia pegang. Bukan hanya kebenaran tentang Kristus yang ia bersikukuh pertahankan, tapi kebenaran hukum pemerintah yang dijalankan waktu itu. Sungguh licik sang Wali Negeri bermaksud menghakimi Paulus di Yerusalem, karena mereka tahu, di Yerusalem Paulus akan dihabisi. Tetapi Paulus tahu itu. Ia tahu tentang aturan dan menunjukkan ketaatan. Maka ia harus diadili di hadapan kaisar di Roma. Apa yang terjadi dalam pandangan kita mungkin terlihat sepertinya Allah membiarkan Paulus sendirian tanpa pembelaan. Padahal yang terjadi adalah sebaliknya, di balik semua rancangan kejahatan yang dituduhkan kepada Paulus, Allah sementara mengantar Paulus pada rancangan yang mulia, yaitu memberitakan Injil di Roma. Ini yang disebut sebagai providensia/ pemeliharaan Allah yang sering tak terpahami. Allah berkuasa untuk mengatur jalan hidup Paulus seperti yang dirancangkan- Nya. Tapi ingat, meskipun Allah telah merancangkan semua, tapi Allah tetap menuntut kesetiaan, keberanian Paulus menyatakan kebenaran untuk merealisasikan maksud Allah tersebut.
Sobat obor, pelajaran apa yang dapat kita petik melalui bacaan ini. Pertama, pemeliharaan Allah terhadap orang yang dipilih-Nya sejak awal, tidak pernah berhenti. Pemeliharaan Allah tetap diberikan meskipun sering tak nyata pada awalnya, tapi pasti berhasil pada akhirnya. Kedua, dibutuhkan peran individu kita untuk merealisasikan maksud Tuhan itu. Keteguhan hati Paulus melakukan hukum dan setia terhadap hukum Roma pada waktu itu, membuatnya terhindar dari pengadilan di Yerusalem dan harus menghadap kaisar di Roma. Kalau saja Paulus plin plan mengikuti keinginan kaisar yang cari muka untuk membawa Paulus di Yerusalem ,mungkin pemberitaan Injil terhenti. Kita diajak untuk selalu percaya pada pemeliharaan Allah dengan taat mengikuti aturan dan hukum, karena Allah bisa merancangkan sesuatu bagi kita berdasarkan ketaatan itu. Amin. (DLW)
























