2 Tesalonika 1:9-10 – Orang Percaya Akan Memperoleh Kehidupan, Bukan Kebinasaan
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Jika ditanyakan kepada kita, manakah yang akan kita pilih, kehidupan atau kebinasaan. Pasti secara spontan kita mengatakan memilih kehidupan. Itu berarti kehidupan sangatlah penting, karena hidup adalah anugerah Tuhan Allah. Hidup bukan hanya sekedar hidup, tetapi bagaimana memaknai kehidupan yang anugerahkan-Nya dengan berusaha melakukan kehendak-Nya. Segala sesuatu yang kita lakukan seharusnya adalah bagian dari respon iman terhadap kasih-Nya. Yakinlah, jika kita melakukan apa yang baik maka konsekuensinya kita akan menikmati sesuatu yang baik pula. Dan dalam menjalani hidup, tidak ada orang yang menginginkan kebinasaan karena kebinasaan mengarah pada sesuatu yang buruk. Ingat, orang yang melakukan hal yang buruk pasti dampaknya ada akibat sesuatu yang tidak baik.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa konsekuensi ketika tidak mau mengenal Allah dan tidak hidup di dalam Dia, dan tidak mentaati Injil, itu sangat luar biasa Karena mereka akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, bahkan dijauhkan dari hadirat-Nya dan dari kemuliaan kekuatan-Nya. Hidup dalam kebinasaan pasti tidak diingini oleh orang percaya. Tidak ada yang ingin mendapatkan penghukuman. Kita mengingini kehidupan kekal nanti ketika hari Tuhan itu akan datang. Karena jika hari Tuhan itu akan tiba, Tuhan akan dimuliakan, Tuhan akan ditinggikan, dan mereka yang tidak taat dan tidak percaya akan dibinasakan. Karena itu, sambil menanti kedatangan Tuhan, lakukanlah apa yang menjadi bagian kita, nanti Tuhan yang akan melakukan bagian-Nya. Berusahalah untuk tetap setia kepada-Nya, apapun konsekuensi yang harus kita alami. Jangan takut dan gentar, karena Tuhan selalu di pihak orang benar seperti penggalan lagu pujian Anak Sekolah Minggu: “Jika Tuhan di pihak kita siapakah lawan kita…tidak ada.”
Doa: Ya Tuhan Allah, Engkau yang berkuasa bagi kami dalam segala kelemahan dan keterbatasan. Ajarkan kami untuk tetap setia melakukan kehendak-Mu dan kiranya kami tetap berusaha untuk memilih kehidupan bukan kebinasaan. sehingga nanti kami akan memperoleh kehidupan yang kekal, Amin.























