Jumat , 13 Juni 2025
Roma 8:14-15
(14) Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
(15) Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
SEMUA ORANG YANG DIPIMPIN ROH ALLAH ADALAH ANAK-ANAK ALLAH
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Sebagai orangtua selalu berharap supaya anak-anak bisa sukses atau berhasil, dan meniadi kebanggan keluarga. Karena itu. semua orangtua berupaya se naksimal mungkin untuk kesuksesan anak-anak, di antaranya mendidik anak-anak. Pendidikan orangtua kepada anak merupakan tanggung jawab penting yang berdampak jangka panjang. Tidak hanya secara intelektual tetapi juga moral, spritual dan emosional. Orangtua juga pasti selalu mendoakan anak-anak supaya mereka menjadi orang beriman yang dipimpin oleh Roh Kudus dan disebut anak-anak Allah yang setia serta taat pada-Nya.
Firman Tuhan hari ini menegaskan bahwa anak-anak Allah adalah orang yang hidupnya terus-menerus memberi diri dipenuhi oleh Roh Allah dan dipimpin oleh Roh Allah. Orang yang hidup dalam pimpinan Roh Allah adalah orang-orang yang selalu melakukan kehendak Tuhan Allah. Betapa bahagia dan senangnya jika kita disebut sebagai anak-anak Allah. Pada prinsipnya, orang yang percaya kepada Yesus Kristus adalah orang yang telah menerima Roh Allah sehingga hidupnya digerakkan oleh kuasa Roh Kudus. Intinya, orang-orang yang dipimpin oleh Roh Allah telah mengalami transformasi atau pembaharuan hidup sehingga hidupnya menjadi lebih baik dan lebih berkualitas dari waktu ke waktu.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Sebagai anak-anak Allah, kita diajak untuk selalu mencerminkan kehendak-Nya dalam hidup kita. Kita dipanggil untuk meninggalkan cara hidup yang dipengaruhi keinginan- keinginan daging yakni, keinginan-keinginan yang bertentangan dengan kehendak Tuhan Allah. Kita diingatkan bahwa masih banyak orang yang menghalalkan banyak cara untuk mengejar kenikmatan pribadi dan kesenangan duniawi sehingga mengenyampingkan Roh Allah yang diam dalam dirinya. Melalui Firman Tuhan hari ini, kita diingatkan bahwa, kita tidak hidup lagi dalam roh perbudakan yang membuat kita takut, tetapi Roh yang menjadikan kita anak, dapat berseru kepada Tuhan Allah. Oleh karena itu, marilah hidup kita dipimpin oleh Roh Allah sehingga kita disebut sebagai anak-anak Allah. Tuhan Allah memberkati kita. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, mampukan kami untuk menjadi anak-anak- Mu yang setia hidup berkenan kepada-Mu dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Amin.

























