Markus 14:49
Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu mengajar di Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi haruslah digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci.”
SANG GURU AGUNG.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Terpujilah nama Tuhan yang memungkinkan kita boleh beribadah saat ini. Profesi seorang guru sangat strategis untuk menentukan keberhasilan anak didik dikemudian hari. Ia harus berkorban waktu, tenaga bahkan terkadang biaya guna menopang tugas dan tanggung jawabnya. Ketika anak didik sukses muncul ungkapan, “siapa dulu orangtuanya”, sebaliknya ketika anak menghadapi masalah bahkan gagal, muncul ungkapan “siapa gurunya di sekolah”. Seorang guru banyak diperhadapkan dengan berbagai tantangan dan pergumulan. Tetapi semua itu terbayar lunas ketika melihat anak didiknya berhasil. Yesus Kristus adalah Sang Guru Agung. Ia memberi pengajaran tentang Kerajaan Sorga sudah ada di tengah- tengah dunia ini. Ia menyatakan sendiri kasih dan kemurahan Tuhan Allah bagi umat manusia. Ia begitu serius mengajar banyak orang. Hal itu tertulis dari bagian Firman hari ini: “tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu mengajar di Bait Allah”. Yesus Kristus setiap hari dapat ditemui di Bait Allah. Ia mengajar orang untuk memahami kuasa dan kasih Tuhan Allah.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Totalitas pemberian diri sebagai Guru Agung tanpa mengeluh atau berkeluh kesah. Ia ingin menanamkan banyak hal baik kepada para murid-Nya, juga kepada orang banyak yang ingin mendengar pengajaran-Nya. Pengajar yang sangat dibutuhkan pada saat itu. Pengajaran Yesus Kristus sangat luar biasa dan mempengaruhi banyak orang. Tetapi justru membuat para imam dan ahli Taurat ingin menyingkirkan-Nya dengan berbagai cara. Karya agung Yesus Kristus sebagai Sang Guru dilaksanakan-Nya dengan sepenuh hati.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Perenungan hari ini mengajarkan kita untuk mampu menghargai setiap profesi yang Tuhan Allah anugerahkan. Sekaligus mendayagunakan potensi atau talenta yang ada pada kita untuk digunakan melakukan yang terbaik bagi kemuliaan nama Tuhan Allah. Belajarlah dari kesetiaan Yesus Kristus yang setiap hari pergi ke Bait Suci untuk mengajar, kitapun hendaknya setia, rajin dan tekun melakukan pekerjaan dan tanggung jawab kepelayanan. Tetaplah yakin, bahwa Tuhan Allah tidak akan pernah meninggalkan kita. Tuhan Allah senantisa melindungi dan memberikan kemampuan kepada kita untuk menjalani apa yang menjadi tugas serta tanggungjawab. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua. Amin.
Doa : Ya Tuhan Allah, mampukan kami orangtua berperan sebagai guru untuk mengajarkan anak-anak supaya menjadi anak-anak yang takut akan Tuhan dan menghargai orangtua serta orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

























