Matius 22:19-21a,
(19) Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu.” Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.
(20) Maka Ia bertanya kepada mereka: ”Gambar dan tulisan siapakah ini?”
(21a) Jawab mereka: ”Gambar dan tulisan Kaisar.”
Gambar Dan Nama Kaisar Pada Mata Uang
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Adakah pertanyaan yang tidak bisa dijawab Yesus Kristus ? Tentu saja, tidak ada! Sebab kita percaya bahwa Jesus is the answer (Yesus adalah jawaban). Yesus Kristus adalah sumber hikmat. Ia selalu punya cara untuk menjawab berbagai pertanyaan termasuk menjawab pertanyaan dari orang Farisi dan Herodian tentang, apakah diperbolehkan membayar pajak kepada kaisar atau tidak?
Firman Tuhan hari ini mengisahkan tentang jawaban Yesus Kristus atas pertanyaan jebakan dari orang-orang Farisi dan Herodian, mereka bertanya apakah orang-orang Yahudi diperbolehkan membayar pajak kepada kaisar? (lihat ayat 17). Yesus Kristus menjawab dengan meminta supaya ditunjukkan mata uang yang biasa dipakai untuk membayar pajak. Mata uang yang dimaksud adalah mata uang logam (bahasa Yunani: nomisma). Mereka memberinya satu dinar (bahasa Yunani: denarion). Dinar adalah mata uang perak Romawi yang umum digunakan di wilayah Palestina pada zaman Yesus. Satu dinar adalah jumlah uang yang cukup signifikan untuk seorang rakyat biasa. Dalam konteks Matius, mata uang ini merupakan simbol kekuasaan Romawi. Ketika Yesus kemudian bertanya: ‘Gambar dan nama siapakah ini” (ayat 20) maka Yesus Kristus menggunakan simbol yang sangat kuat untuk memyampaikan kebenaran bahwa sesungguhnya gambar dan nama kaisar pada mata uang memiliki makna sebagai simbol kepemilikan dan kekuasaan. Pada uang tersebut terdapat gambar dan juga tulisan kaisar (ayat 21a). Jelas, gambar dan nama (pada uang) menyatakan siapa pemiliknya dan di bawah otoritas siapa benda itu berada.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Apakah pernah kita bertanya tentang sesuatu yang menjadi milik kita, atau sesuatu yang bukan menjadi milik kita? Dalam dunia yang mengajarkan kepemilikan sebagai identitas: rumah, kendaraan, jabatan, uang dan lain sebagainya. Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita bahwa Yesus Kristus datang membawa cara pandang yang berbeda, di mana hidup ini bukan hanya soal apa yang kita miliki, tetapi siapa yang berhak memiliki.
Gambar menunjuk kepemilikan. Sebagai orang percaya, kita hidup dalam dunia dengan sistem pemerintahan, ekonomi dan hukum. Itu berarti, kita punya tanggung jawab sebagai warga negara. Jadilah warga negara yang bertanggung jawab, taat pada pemerintah tanpa menggeser ketaatan kita kepada Tuhan Allah. Sebagai keluarga Kristen, kita juga adalah gambar Tuhan Allah (Imago Dei). Jadi, di samping tanggung jawab kepada gereja-Nya, maka kita wajib berkontribusi membantu pemerintah melalui kegiatan-kegiatan amal, terlibat dalam proses politik, dan berpartisipasi aktif membantu memastikan kebijakan pemerintah mencerminkan nilai-nilai keadilan bagi kesejahteraan masyarakat banyak. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, tolonglah kami agar diberi kemampuan memenuhi tanggung jawab sebagai warga negara yang baik, serta menghormati pemerintah yang ada. Sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara terdapat keselarasan dan keharmonisan. Kami percaya, di mana ada kedamaian ke situlah berkat-Mu pasti mengalir. Kami berdoa dalam nama Yesus Kristus. Amin.







































