Yesaya 2:4a
TUHAN ADALAH HAKIM DAN WASIT YANG ADIL
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Setiap manusia adalah individu yang membutuhkan rasa keadilan, mulai dari rakyat biasa sampai mereka yang memiliki pangkat dan jabatan dan mereka yang miskin sampai yang kaya. Sebab keadilan merupakan prinsip dasar yang mengatur interaksi antara individu atau kelompok masyarakat. Hak individu ini perlu dihormati, dijaga dan dilindungi sehingga siapapun dia akan merasakan dan mengalami rasa keadilan itu.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Fiman ini hendak menggambarkan Tuhan Allah akan bertindak menjadi hakim (Ibr: sapat) dan wasit (Ibr: hokiakh), bagi semua bangsa (Ibr: goyim dan ‘ammim). Penegakan keadilan dan ketertiban universal menjadi langkah selanjutnya setelah seluruh bangsa mendengarkan dan menerima pengajaran dari Tuhan Allah. Fungsi hakim adalah untuk menegakkan hukum atau aturan dengan mengadili perkara yang dihadapkan kepadanya serta akan memastikan bahwa hukum harus diterapkan secara adil, benar dan bertanggungjawab. Di samping itu, wasit berfungsi untuk menjaga agar pertandingan berjalan dengan adil dan harus mampu mencegah serta mengatasi kecurangan atau tindakan tidak sportif yang dapat merusak integritas pertandingan.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Nabi Yesaya menyatakan Tuhan Allah sebagai hakim dan wasit yang adil, artinya bahwa Dia tidak akan memihak kepada siapapun, serta tidak dipengaruhi oleh kepentingan pribadi, kelompok atau bangsa tertentu. Pernyataan ini menegaskan kekuasaan Tuhan Allah atas seluruh bumi, sebab Dia bukan hanya Tuhan Allah atas Israel saja melainkan atas seluruh bangsa.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Terkadang sebagai manusia, kita sering dalam menjalani kehidupan diperhadapkan dengan ketidakpastian dan ketidakadilan. Firman saat ini mengajak kita harus bersandar hanya pada Tuhan Allah yang akan bertindak sebagai hakim dan wasit yang adil. Ketika kita merasa diperlakukan tidak adil, kita harus mengingat bahwa Tuhan Allah sedang melihat semuanya itu. Yakin dan percayalah bahwa keadilan-Nya pasti akan ditegakkan sesuai waktu-Nya.
Karena itu, sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk melakukan firman Tuhan Allah ini agar menjadi pribadi yang adil. Kita harus berusaha untuk tidak memihak, tetapi mengedepankan kebenaran dan keadilan dalam setiap keputusan, baik di tengah keluarga, pekerjaan, maupun masyarakat. Dengan demikian, kita dapat menjadi saksi bagi Tuhan Allah dalam dunia ini yang sering kali penuh dengan ketidakadilan.
Doa: Ya Tuhan Allah, ajari kami untuk tidak menghakimi orang lain, karena Engkaulah Hakim dan Wasit kami yang adil. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.

























