Yohanes 4:37-38 (TB) Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.
Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka.”
PELAYANAN YANG BERKESINAMBUNGAN
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Semakin dewasa seseorang. semakin ia menyadari betapa ia tak dapat hidup tanpa orang lain. Hal yang sama berlaku dalam
pelayanan gereja Tuhan. Semakin dewasa seseorang secara rohani, semakin ia menyadari betapa ia tak dapat melayani tanpa orang lain. Hanya dengan kesadaran mendalam inilah sebuah pelayanan dapat berjalan dan memuliakan Tuhan.
Dalam percakapan Yesus Kristus dengan murid-muridNya. Ia menyadarkan mereka tentang pekerjaan menuai yang
harus segera dilakukan karena ladang yang sudah menguning.Tetapi la menyadarkan mereka juga bahwa pelayanan terjadi
dalam kesinambungan. Sukacita di waktu panen dapat dialamikarena adanya pekerjaan yang berkesinambungan. Yesus Kristus menunjuk pada pekerjaan yang berkesinambungan dari mereka
yang menabur di waktu yang lampau dan mereka yang menuai buah yang ditabur. Tanpa kesinambungan ini, takkan ada
sukacita di waktu panen. Yesus Kristus mengatakan, “orang-orang lain berusaha dan kamu datang mernetik hasil usaha mereka.- Halini menegaskan apa yang telah dilakukan oleh para nabi di Perjanjian Lama sampai pada pelayanan Yohanes Pembaptis yang buahnya dituai oleh para murid. Hal ini dipahami juga oleh Rasul Paulus ketika berbicara kepada jemaat Kristen di Korintus
yang terpecah-pecah karena mengidolakan pelayan-pelayan Tuhan tertentu. Paulus menegaskan pentingnya kesinambungan
pelayanan antara sesama pelayan dan bukan persaingan di antara mereka. Paulus berkata, “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi
Allah yang memberi pertumbuhan” (1. Kor. 3:6). Dalam kesadaranakan kesinambungan inilah, pelayanan harus dijalankan.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Yesus Kristus mengutus para murid untuk melanjutkan pelayanan yang telah dimulai sejak waktu yang lampau. Yesus Kristus menegaskan kepada mereka bahwa mereka menuai apa yang tidak mereka usahakan. Para murid sesungguhnya sedang memetik hasil dari usaha orang-orang yang sebelum mereka.
Kiranya pelayanan Gereja Tuhan akan terus berjalan dalam kesadaran ini: ‘ada yang menabur, ada yang menuai.’ Semuanya
itu dipersembahkan untuk kemuliaan Tuhan Allah.
Sebagaikeluarga Kristen, kita dipanggil untuk melayani Tuhan dalam kesadaran akan kesinambungan dalam pelayanan. Kita tidak
dapat berjalan dengan kekuatan sendiri. Kita membutuhkan kekuatan Roh Kudus. Kita pun dididik untuk sadar bahwa kita membutuhkan orang lain. Dan kiranya kita tidak lalai menabur benih Injil Yesus Kristus dalam keluarga.
Doa: Ya Tuhan Allah, tolonglah kami berjalan dalam kebersamaan melayani dan dalam kesinambungan antar generasi. Kiranya kami dimampukan melaksanakan Amanat Agung-Mupada generasi penerus dalam keluarga. Kami berdoa dalam nama Anak-Mu Yesus Kristus. Amin























