Tergerak Menopang Hamba Tuhan
Kisah Para Rasul 16:15b
Paulus melakukan perjalanan penginjilannya yang kedua, ia memasuki kota Filipi tanpa kenalan atau saudara di sana. Kemungkinan mereka tinggal di penginapan, namun Tuhan mempertemukan Paulus dengan Lidia yang kemudian mene-rima Injil dan menjadi percaya kepada Tuhan Yesus. Rupanya Lidia peka, oleh karena itu setelah ia dibaptis beserta seisi rumahnya, Lidia meminta Paulus dan rombongan dengan agak memaksa agar Paulus menginap di rumahnya selama mereka masih berada di Filipi. Sebagaimana Lidia berkata: “Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh per-caya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku.” Akhirnya Paulus dan rombongan bersedia menerima tawaran itu, mereka tinggal di rumah Lidia. Kita melihat di sini bahwa Tuhan membukakan jalan bagi kerja pemberitaan Injil. Tuhan menyediakan fasilitas tempat tinggal Paulus dengan meng-gerakkan hati orang yang mau dipakai Tuhan bagi kepentingan Kerajaan Allah.
Sebagai keluarga Kristen, kita dipanggil untuk senantiasa peka terhadap kebutuhan pelayanan gereja Tuhan. Kerelaan dan keterbukaan hati menerima mereka yang datang mem-beritakan Injil telah dicontohkan Lidia. Ia bersikap sangat ramah kepada hamba Tuhan, yang dipakai Tuhan sebagai alat-Nya dan ingin berterima kasih dengan meminta kesem-patan untuk melayani hamba Tuhan di rumahnya. Sama seperti jemaat GMIM yang selalu berusaha untuk membangun Pastori bahkan ada anggota jemaat yang rela rumahnya dijadikan tempat tinggal keluarga Pendeta, Guru Agama dan Vikaris Pendeta. Juga sebagai keluarga Kristen hendaknya kita menopang kebutuhan pelayanan gereja dan kebutuhan seorang hamba Tuhan. Terpujilah Kristus. Amin.
Doa: Ya Tuhan Yesus jadikan kami sebagai keluarga yang bermurah hati dan pakailah kami sebagai keluarga untuk menopang kerja pelayanan gereja dan hamba Tuhan bahkan membantu mereka yang membutuhkannya. Amin.























