Yesaya 44:5
Yang satu akan berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain akan menyebut dirinya dengan nama Yakub, dan yang ketiga akan menuliskan pada tangannya: Kepunyaan TUHAN, dan akan menggelari dirinya dengan nama Israel.”
AKU KEPUNYAAN TUHAN
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Orang percaya adalah kepunyaan Tuhan. Pengakuan ini berarti menyerahkan kehidupan sepenuhnya kepada Tuhan. Kita sering menemukan dalam kehidupan keseharian ada orang yang belum sepenuhnya menyerahkan diri kepada Tuhan. Ada yang masih ragu dan takut mengakui Tuhan sebagai Aliahnya. Sebagai kepunyaan Tuhan kita diperhadapkan pada risiko, tetapi kita jangan takut mengadapi ancaman apapun, karena kita mempunyai Tuhan yang penuh dengan kuasa. Sehingga kita dimampukan untuk mempertahankan iman kepada Tuhan.
Firman Tuhan saat ini, umat Tuhan begitu antusias mengaku diri sebagai kepunyaan Tuhan. Ini menggambarkan rasa bangga yang kuat sebagai bangsa pilihan. Walaupun orang Israel pernah menyimpang imannya, dengan pergi kepada allah lain, sehingga mengalami pembuangan di Babel. Tetapi dengan menyadari bahwa sebagai umat adalah kepunyaan Tuhan, maka memberikan perasaan dicintai, dilindungi dan bernilai dihadapan- Nya. Sikap ini menunjukkan perubahan hati untuk sepenuhnya menjadi milik Tuhan. Di tengah penderitaan di pembuangan, dengan berani umat Tuhan mengakui aku kepunyaan Tuhan, yang lain menyebut diri dengan nama Yakub. Identitas sebagai kepunyaan Tuhan, mempersatukan umat yang berbeda, sehingga menjadi terhubung sebagai sesama umat Tuhan, menciptakan rasa kebersamaan yang kuat di antara mereka.
Keluarga Kristen gang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Sebagai keluarga Kristen, sama seperti umat Tuhan pada saat pembuangan dengan bangga mengaku sebagai umat kepunyaan Tuhan, maka kitapun harus berbangga sebagai keluarga kepunyaan Tuhan. Kita dipanggil untuk menunjukkan sikap dan perilaku dalam hidup yang mengaku sebagai kepunyaan Tuhan. Hal itu harus menjadi nyata dalam kehidupan setiap hari. Sebagai pribadi dan keluarga Kristen, kita harus menyerahkan diri sepenuhnya kepada kehendak Tuhan, dengan rajin berdoa, tekun belajar Firman, rajin bekeija dan setia beribadah. Tuhan menolong kita melakukan Firman-Nya. Terpujilah nama Tuhan. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, sebagai keluarga kepunyaan-Mu, mampukanlah kami menyerahkan sepenuhnya hidup kami kepada-Mu. Kuatkanlah kami dengan Firman-Mu, agar kami senantiasa hidup berkenan kepada-Mu. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.























