RHK Kamis, 10 Juli 2025
Roma 15:9-10
(9) dan untuk memungkinkan bangsa-bangsa, supaya mereka memuliakan Allah karena rahmat-Nya, seperti ada tertulis: “Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.”
(10) Dan selanjutnya: “Bersukacitalah, hai bangsa-bangsa, dengan umat-Nya.”
MULIAKAN TUHAN ALLAH OLEH KARENA BELAS KASIHANNYA
Keluarga kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Mungkin tidak ada yang membantah bahwa sukacita dan kegembiraan bagi kita adalah ketika kita mendapatkan penerimaan dari orang lain, bukan penolakan. Sebab penerimaan beijalan seiring dengan pengakuan. Sebaliknya, penolakan adalah sisi lain dari pada pengingkaran. Paulus sesungguhnya mengingatkan jemaat bahwa mereka diterima karena rahmat-Nya atau kemurahan hati Tuhan Allah. (Eleos (Yun) yang berarti belas kasihan, kasih sayang; LAI TB 1: Rahmat). Baik orang Kristen asal Yahudi maupun orang kristen non-Yahudi sama-sama diterima dalam karya selamat Tuhan Allah dalam Yesus Kristus. Ayat 9 pasal 15 ini meneruskan apa yang sudah disampaikan sebelumnya oleh Paulus bahwa orang bersunatpun diterima Tuhan Allah. Demikian pula bangsa-bangsa lain yaitu orang- orang yang bukan Yahudi atau bukan Israel, merekapun diterima oleh karena kemurhan hati Tuhan Allah. Karena itu, Paulus mengajak baik orang Kristen Yahudi mapun orang Kristen non Yahudi dapat bersukacita bersama-sama. Paulus mengutip ayat Perjanjian Lama Ulangan 32:43, bersukacitalah hai bangsa- bangsa, dengan umat-Nya.
Keluarga kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Firman hari ini mengajak kita untuk terus melihat bahwa kita sesungguhnya adalah orang-orang yang tidak pantas di hadapan Tuhan Allah. Namun hanya oleh karena belas kasihan- Nya dan kemurahan hati-Nya, kita diterima-Nya dan memungkinkan kita untuk memuliakan Dia. Kesadaran ini penting agar akhirnya mengantar kita untuk dapat menerima orang lain. Sebab sebenarnya status kita di hadapan Tuhan Allah adalah sama, yaitu orang-orang berdosa. Dari firman Tuhan Allah ini kita belajar bahwa kita semua adalah orang-orang yang mendapatkan belas kasihan Tuhan Allah. Tanpa belas kasih-Nya kita tidak dapat memperoleh kehidupan kekal atau keselamatan. Kiranya Tuhan Allah memampukan kita. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, kami bersyukur sebab hanya karena belas kasihan-Mu kami memperoleh hidup dan keselamatan sehingga kami boleh bersukacita serta memuliakan-Mu. Ajarlah kami untuk dapat memberitakan berita ini bagi banyak orang, supaya kami bersama-sama dapat memuliakan Engkau. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin
























