Kisah Para Rasul 18:28
Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.
TIDAK JEMU-JEMU MENGAJAR BAHWA YESUS ADALAH MESIAS
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Pemberitaan Injil Yesus Kristus tidak selamanya berjalan mulus. Pekabaran Injil mengalami banyak tantangan baik yang datang dari dalam persekutuan jemaat, maupun yang datang dari luar jemaat. Termasuk tantangan terhadap ajaran gereja tentang Yesus adalah Mesias. Apolos mengalami tantangan di mana orang-orang Yahudi menentang Injil. Namun Tuhan Allah memberi kepadanya anugerah semangat memberitakan Injil dan menyatakan tentang kebenaran Injil Yesus Kristus.
Keluarga yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Apolos dalam ketekunan, semangat yang tidak jemu-jemu mengajar tentang Yesus adalah Mesias, maka para penentang akhirnya tidak bisa mengatakan apa-apa untuk tetap menentang Injil. Firman Tuhan pada hari ini tertulis, “Sebab dengan tak jemu- jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum, dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias. Apolos sebagai seorang yang benar-benar ingin melayani kepentingan Yesus Kristus dan menyelamatkan jiwa-jiwa, melakukannya dengan berhasil dan sangat berguna bagi orang percaya.(Bnd. Kis 18: 27) Apolos meyakinkan mereka bahwa Yesus adalah Mesias menurut Kitab Suci adalah metode ampuh karena dari sanalah ia mendapatkan alasan-alasannya. Bagi orang-orang Yahudi Kitab Suci memiliki wewenang Ilahi.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Betapa penting kita mengajarkan dengan penuh kesabaran tentang Yesus adalah Mesias. Bukan sedikit tantangan yang mengalihkan ajaran gereja yang benar kepada kesesatan. Ada ajaran-ajaran yang mengalihkan keselamatan itu kepada perbuatan-perbuatan baik yang menyelamatkan. Artinya keselamatan itu diperoleh dengan kekuatan manusia, bukanlah sebagai anugerah. Dan perbuatan baik bukan lagi sebagai ucapan syukur tetapi sebagai hukum yang legal. Ajaran tersebut adalah penyesatan. Oleh karena itu, marilah kita jangan jemu-jemu mendengarkan Injil Yesus Kristus dan jangan jemu-jemu memberitakan Yesus adalah Mesias kepada generasi demi generasi, kepada anak cucu kita. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, teguhkanlah iman kami agar tidak terpengaruh dengan berbagai ajaran yang bertentangan dengan Alkitab. Kami tetap percaya bahwa Yesus adalah Mesias, Juruselamat kami. Amin.























