Efesus 5:5-7
(5) Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
(6) Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.
(7) Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.
TUHAN ALLAH MURKA PADA ORANG DURHAKA
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Konsekuensi dari hidup dalam dosa selalu mendatangkan kerugian yang besar dalam hidup seseorang. Konsekuensi yang merugikan ini terjadi juga bila seseorang hidup dalam pergaulan yang salah, di mana pergaulan tersebut menjadikan dosa sebagai gaya hidup setiap hari. Firman Tuhan mengingatkan, “Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.”(1 Korintus 15:33) Itulah sebabnya sangat penting untuk menjaga langkah-langkah hidup kita sebagai orang percaya, juga menjaga dengan siapa kita bergaul.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Firman Tuhan hari ini memperingatkan orang-orang yang hidup dalam dosa percabulan, kecemaran dan keserakahan, bahwa mereka tidak akan mendapat bagian di dalam Kerajaan Allah. Perilaku seperti itu tidak sesuai dengan identitas orang Kristen. Dosa keserakahan ditekankan sebagai dosa penyembahan berhala (bnd. Kolose 3:5). Inti dari keserakahan adalah pemenuhan hasrat di dalam diri. Hal ini menunjukkan kesamaan saat seorang kafir menyembah dewanya, di mana ia mengharapkan semua hasrat yang dimintanya dari berhala itu agar terpenuhi. Sayang sekali bahwa ada orang-orang yang berusaha meyakinkan jemaat Kristen bahwa gaya hidup berdosa yang dijalani tidak akan mendapat hukuman. Guru-guru palsu ini nyata pada orang-orang Kristen libertini yang merayakan kebebasan dalam dosa dan juga pada pengajar-pengajar Gnostik yang hanya menekankan segi roh manusia sehingga boleh menikmati dosa dalam tubuh. Pada orang-orang seperti inilah murka Tuhan Allah dinyatakan, yakni mereka yang disebut penulis sebagai orang-orang durhaka.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Sebagai keluarga Kristen, kita harus menyadari dampak dari mendengar dan meyakini ajaran yang salah. Hidup dalam kebebasan dosa dan pemuasan hawa nafsu hanya akan mendatangkan kerugian besar dalam hidup pribadi dan keluarga kita. Pada akhirnya, hidup yang demikian tanpa kesadaran untuk bertobat, mendatangkan murka Tuhan Allah dalam hidup kita. Marilah kita selalu waspada terhadap godaan-godaan duniawi sambil mengupayakan hidup sesuai dengan ajaran-Nya agar murka Tuhan Allah tidak berlaku dalam kehidupan pribadi dan keluarga kita. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, kami membuka diri bagi pekerjaan Roh Kudus yang membawa pada kebenaran-Mu yang memerdekakan kami dari hidup dalam dosa. Jauhkan kami dari pengajaran dan pergaulan yang menjadikan dosa sebagai gaya hidup. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.

























