Yesaya 2:3a
KERINDUAN DATANG PADA TUHAN
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Ada banyak alasan yang membuat seseorang tertarik mendaki gunung. Ada yang merasa tertarik karena ingin merasakan keindahan panorama alam yang indah. Dengan mendaki gunung maka akan banyak pemandangan yang indah yang disajikan oleh alam. Ada yang ingin merasakan ketenangan dan ketentraman jiwanya, setelah disibukan dengan berbagai agenda pekerjaan atau studinya yang membuat seseorang itu perlu untuk mengasingkan diri dari rutinitas hidupnya.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Firman Tuhan saat ini berbicara tentang nubuat Yesaya bahwa banyak suku bangsa saling mengajak untuk berjalan bersama naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub. Yerusalem adalah tempat berdiri Bait Allah di mana Tuhan Allah disembah. Sebab tempat ini menjadi simbol dari kehadiran Tuhan Allah di tengah-tengah umat-Nya. Ajakan ini didasarkan pada kerinduan supaya Tuhan Allah mengajarkan jalan-jalan-Nya agar mereka dapat menempuhnya, sehingga meskipun harus mendaki, mereka tetap menempuhnya.
Kata Ibrani untuk jalan adalah derek yang artinya bukan hanya sekedar jalan melainkan kebiasaan, tingkah laku, kelakuan, tindakan, perbuatan. Sementara makna kata menempuhnya (Ibr: nelekah) merujuk bukan hanya pada masa depan, melainkan tindakan yang terus-menerus dilakukan. Jadi, mereka ingin Tuhan Allah mengajari tindakan dan perbuatan yang dikehendaki-Nya agar dapat terus-menerus melakukannya dalam hidup.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kerinduan mendalam tentang pengajaran Tuhan Allah tersebut terlihat dalam upaya mereka untuk mendaki gunung yang tentunya tidaklah mudah dilakukan. Mereka terus mendaki, melewati berbagai tantangan dan rintangan. Tantangan dari luar, misalnya faktor alam atau cuaca yang sering tidak bersahabat. Tetapi juga tantangan dari dalam diri sendiri, misalnya faktor kelelahan, kejenuhan, kemampuan yang menurun, serta faktor-faktor lainnya. Namun kesemuanya itu dapat dilewati.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita seperti diperhadapkan pada “gunung” yang harus didaki. Artinya terkadang ada rintangan atau kesulitan hidup yang datang silih berganti yang dapat membuat kita merasa lelah, putus asa dan kecewa yang dapat membuat kita menghentikan langkah. Firman Tuhan Allah saat ini mengajak setiap keluarga Kristen, untuk memandang pada-Nya yang adalah sumber pengajaran. Teruslah berjalan ke arah Dia sumber kedamaian dan ketentraman jiwa. Perjumpaan dengan Tuhan Allah yang terus menerus membuat kita akan semakin mengenal dan memahami setiap jalan yang dikehendaki-Nya dan mendorong menempuhnya dalam iman kepada-Nya.
Doa: Ya Tuhan Allah, ajarkan kami untuk taat dan setia berjalan datang kepada-Mu, untuk mencari maksud dan kehendak-Mu, agar hidup kami terus memuliakan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.





































