Kisah Para Rasul 18:22-23
(22) Ia sampai di Kaisarea dan setelah naik ke darat dan memberi salam kepada jemaat, ia berangkat ke Antiokhia.
(23) Setelah beberapa hari lamanya ia tinggal di situ, ia berangkat pula, lalu menjelajahi seluruh tanah Galatia dan Frigia untuk meneguhkan hati semua murid.
MENEGUHKAN HATI YANG BIMBANG
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kendati kebimbangan sering dialami manusia adalah hal yang manusiawi, namun orang yang hidup dalam kebimbangan tidak akan menghasilkan apa-apa. Bimbang dan resah adalah perasaan yang mengganggu pikiran manusia. Hidup dalam kebimbangan dan keresahan membuat hati tidak tenang dalam melakukan aktivitas. Bahkan, perasaan bimbang dan resah dapat membuat seseorang menderita, sebab akan merasa ragu-ragu yang menghasilkan kekhawatiran dan kecemasan. Banyak orang diombang-ambingkan rupa-rupa ajaran, bahkan pengaruh- pengaruh dari lingkungan yang kehidupan rohani yang tidak sehat.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Rasul Paulus mengunjungi jemaat Galatia dan Frigia bermaksud meneguhkan hati murid-murid yang ada di sana. Jemaat di Galatia diperhadapkan dengan guru-guru palsu yang mengajarkan orang Kristen untuk bersandar pada ketaatan Hukum Taurat dan bukan kepada Injil Yesus Kristus. Adalah sebuah kemunduran dalam kehidupan Kekristenan ketika orang Kristen kembali kepada praktik-praktik atau menggabungkan dengan ajaran agama Yahudi. Orang Kristen harus berani memilih hidup dalam Roh Tuhan dan menolak tunduk pada hukum- hukum yang bertentangan dengan Injil Yesus Kristus.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Sebagai keluarga Kristen, kita harus memiliki ketetapan hati untuk setia hidup menurut Injil Yesus Kristus. Kita harus berani mengambil sikap menolak cara hidup salah yang ada di lingkungan sekitar. Sebagai keluarga yang beriman, yang sejak kecil telah belajar firman Tuhan, kita tidak boleh ragu percaya kepada Yesus Kristus. Sekalipun dalam mengikut Yesus Kristus banyak menghadapi tantangan dan pergumulan, namun kita tidak boleh meninggalkan iman. Marilah kita tetap setia dan tekun melayani Tuhan. Jangan goyah, sekalipun doa-doa kita belum dijawab Tuhan dan berbagai pergumulan hidup kita alami. Kita harus yakin, bahwa Tuhan Allah yang kita imani di dalam Yesus Kristus, hidup dan sanggup menolong kita dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan problematika. Amin.
Doa : Ya Tuhan Allah, kami membawa segala kebimbangan dan kegalauan hati kepada-Mu, sebab hanya di dalam Engkau kami memperoleh ketenangan. Karuniakan kami ketetapan hati yang hanya berpaut pada-Mu dalam menghadapi pergumulan hidup. Amin.

























