1 Tawarikh 29:3
Lagipula oleh karena cintaku kepada rumah Allahku, maka sebagai tambahan pada segala yang telah kusediakan bagi rumah kudus, aku dengan ini memberikan kepada rumah Allahku dari emas dan perak kepunyaanku sendiri
Cintailah Rumah Allah
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Cinta adalah suatu emosi dari afeksi yang kuat dan ketertarikan pribadi. Cinta juga dapat diartikan sebagai suatu perasaan dalam din seseorang akibat faktor pembentuknya. Dalam konteks filosofi, cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Cinta/kasih Tuhan Allah, membuat Ia rela menyelamatkan manusia dari dosa melalui pengorbanan Yesus Kristus. Walaupun respon manusia kadangkala tidak mencintai Tuhan Allah dan gereja-Nya. Daud adalah sosok raja yang dipilih Tuhan Allah dan memberi hidupnya bagi-Nya. Ia selalu mau mendengar dan melakukan kehendak Tuhan Allah dalam hidupnya. Daud sangat merindukan untuk membangun rumah Allah, ia teringat akan rumah di mana ia menemukan kedamaian dan cinta yang tak pernah didapatkan dari tempat lain sebagaimana kata Firman dalam Mazmur 42:5: “sementara jiwaku gundah gulana bagaimana aku berjalan maju dalam kepadatan manusia, mendahului mereka melangkah ke rumah Allah dengan suara sorak-sorai dan nyanyian syukur dalam keramaian orang-orang yang mengadakan perayaan “. Api cinta Tuhan Allah itulah yang membakar hati dan semangatnya untuk merencanakan pembangunan bait suci. Maka sebagai tarnbahannya untuk kelancaran pembangunan rumah Tuhan dia telah menyediakan emas dan perak dari kepunyaannya sendiri. Hal ini diberikan Daud sebagai bentuk rasa cintanya terhadap rumah Tuhan. Rumah Tuhan itu bukanlah soal gedungnya tapi persekutuan orang-orang percaya. Sebab kehadiran Tuhan Allah di tengah-tengah umatnya adalah alasan mengapa kita perlu merindukan dan mencintai rumah Tuhan. Maka biarlah kecintaan kita terhadap rumah Tuhan akan membakar hati kita memiliki kerinduan untuk selalu datang ke rumah Tuhan. Sebagai keluarga Kristen, kita diajak agar merindukan suasana yang penuh dengan cinta kasih, sukacita dan bersemangat untuk selalu datang ke rumah Tuhan. Datang dengan membawa korban persembahan dengan rela hati serta mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup kudus dan yang berkenan kepada-Nya. Tujuannya agar kita bisa bertemu, bersekutu, beribadah bersama-sama sebagai satu persekutuan umat percaya. Dengan demikian kita boleh saling menguatkan dan mendoakan, orang tua berdoa bagi anak-anak demikian juga anak-anak berdoa bagi orang tua. Karena Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus menghendaki supaya sebagai keluarga Kristen kita tetap memuliakan dan menghormati Tuhan Allah yang adalah pemilik kehidupan sambil tetap menjaga kecintaan terhadap rumah Tuhan. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah ajarlah kami untuk memiliki rasa cinta pada rumah-Mu. Karena kami tahu dirumah-Mu saja kami dapat menemukan kelegaan dan sukacita yang sejati. Hanya dirumah-Mulah hidup kami dibangun dan semakin dikuatkan di dalam Engkau. Amin.

























