Senin, 4 Agustus 2025 – Amsal 14:28 – Perintah Dan Rakyat Takut Akan Tuhan Akan Diberkati
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Dalam perspektif manusia, derajat keagungan suatu bangsa diukur dari jumlah rakyat yang besar, kekuatan militer, kemakmuran ekonomi, sumber daya dan pengaruh politik di antara bangsa lain. Kenyataannya justru hal-hal tersebut tidaklah menjamin derajat keagungan suatu bangsa, malahan banyak persoalan yang muncul berkaitan dengan upaya untuk mencapainya.
Firman Tuhan hari ini, menyatakan bahwa dalam besarnya jumlah rakyat terletak kemegahan raja, tetapi tanpa rakyat runtuhlah pemerintah. Pesan firman ini menunjukkan hal yang relatif dan tidak pasti. Seseorang raja tidak bisa mengandalkan jumlah rakyat untuk mengukur derajat suatu bangsa. Sebab jika jumlah rakyat besar maka besar pula tanggung jawab pemerintah untuk mendatangkan kesejahteraan rakyatnya dan besar serta kompleks jumlah permasalahan yang harus ditangani. Sementara itu, jika tidak ada rakyat, bagaimana pemerintah dapat memerintah? Dengan demikian, firman hari ini justru menyatakan makna yang berbeda dari apa yang ditulis: seorang raja justru tidak bisa mengandalkan semua itu.
Jika kita membaca ayat ini bersama dengan ayat 34–35, ada dua hal yang sangat penting di sini: kebenaran (Ibr: tsedaqah) dan manusia yang berakal budi (Ibr: masykil). Artinya, berapapun jumlah rakyat, namun jika raja dan seluruh rakyatnya melakukan kebenaran dan keadilan, serta hidup bijaksana menurut pengajaran firman Tuhan, maka berkat berlimpah dikaruniakan dalam kehidupan mereka.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dari perenungan firman ini kita diingatkan, baik pemerintah (raja) maupun rakyat dituntut untuk hidup dalam kebenaran dan keadilan serta memiliki akal budi dan kebijaksanaan, agar mereka dapat menikmati berkat pemberian Tuhan Allah. Keduanya dipakai-Nya untuk membangun persekutuan umat dan bangsa. Pemerintah bertanggungjawab untuk meningkatkan kemakmuran hidup rakyat, sedangkan rakyat wajib melakukan tugasnya untuk patuh pada pemerintah. Dalam situasi tertentu, Tuhan Allah juga memakai suara rakyat untuk mengingatkan pemerintah. Oleh karena itu, sebagai umat Tuhan, marilah kita menyuarakan apa yang dikehendaki Tuhan Allah tentang kebenaran, keadilan dan kasih untuk mendukung pemerintah melakukan tugasnya. Marilah kita, sebagai keluarga Kristen, mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat dimulai dari keluarga, membayar pajak untuk berkontribusi dalam pembangunan, mengambil bagian pencegahan stunting dengan menyajikan makanan bergizi, turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing sebagai tindakan kesaksian iman dalam kehidupan bermasyarakat. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, mampukan kami sebagai pemerintah dan rakyat untuk bekerja sama melakukan kebenaran dan keadilan dalam sikap hidup yang berakal budi dan takut akan Engkau. Amin.

























