Dodokugmim.com, Tomohon – Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Pekerja GMIM dan Pelayan Khusus Pdt. DR. Joice Sondakh menegaskan, wawancara pada seleksi calon vikaris pendeta bertujuan untuk menilai integritas dan kemampuan berteologi para peserta.
“Kemampuan intelektual mereka sudah tergambar di hasil tes tertulis. Jadi di tahap wawancara ini, yang dinilai adalah integritas pribadi dan kemampuan mereka membawa diri sebagai seorang teolog yang nantinya akan melayani di jemaat,” tutur Sondakh, di ruang kerjanya, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, ada beberapa aspek yang menjadi perhatian serius, antara lain, pemahaman mereka tentang teologi dan eklesiologi GMIM, serta panggilan pelayanan sebagai pendeta GMIM. “Bagaimana pemahaman dan kesadaran akan panggilan itu mereka jabarkan dalam tugas-tugas di masa-masa vikariat,” tambah Sondakh.
Sondakh menyadari proses seleksi ini akan menyaring semua peserta, yang nantinya berujung pada sebagian orang dinyatakan gugur. “Yang lulus harus serius dan rendah hati menjalankan tugas panggilan. Yang belum lulus, tetap semangat serta berharap bahwa akan ada saat untuk kembali diproses seperti ini,” pesannya menyemangati.(*





















