DODOKUGMIM.COM, MINAHASA – Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama (KKPGA) Sinode GMIM rayakan hari ulang tahun ke-25, hari ini, Jumat (29/7/2022) di gedung Wale Ne Tou Kabupaten Minahasa.
Sejauh mata memandang, nampak ribuan Pendeta dan Guru Agama hadir memenuhi ruangan, dengan antusias mengikuti kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 Wita ini.
Ibadah di pimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt. DR. Hein Arina.

Dalam khotbahnya yang diambil dari 1 Korintus 10:14-33, Arina mengajak semua pendeta harus terus menyebarkan penginjilan. “Para pendeta, mari kiranya kita terus sebar kegiatan-kegiatan pekabaran injil lewat pelayanan yag dilakukan, supaya penginjilan GMIM semakin meluas,”ujarnya.
Ia juga bicara tentang kehebatan israel. “GMIM pun hebat. SDM mantap, jemaat terus bertambah, infrastruktur bagus.
Tapi, sekalipun israel hebat, mereka tidak berkenan pada Allah karena melakukan dosa. Penyembahan berhala. Ini menjadi peringatan bagi kita semua. Jangan melakukan dosa. Kalo Tuhan marah, abis smua,”tegasnya.
Arina mengingatkan kisah Israel jadi peringatan keras. “Jangan anggap torang kuat, torang hebat, lalu mengandalkan diri. Ini bahaya! Kisah bangsa Israel merupakan peringatan keras bagi kita,”jelasnya.

Menutup khotbahnya, Arina kembali mengajak semua orang harus hidup menyembah Tuhan. “Kita semua harus hidup menyembah Tuhan. Setia pa Tuhan. Meski dalam semua itu, ada banyak tantangan dan pencobaan, tapi Tuhan nda akan kase tinggal pa torang. Tuhan berkarya dengan sangat luar biasa
GMIM adalah bukti karya Allah,”tutupnya.
Sampai berita ini diturunkan, GMIM tercatat memiliki jemaat sejumlah 1054 dengan 142 Wilayah. 2163 Pendeta (Laki-laki 657, Perempuan 1506) dan 173 Guru Agama (Laki-laki 22, Perempuan 151). dodokugmimst
























