
DODOKUGMIM.COM, AMURANG – Memanfaatkan sarana multimedia dianggap menjadi kebutuhan pelayanan gereja masa kini. Teknologi informasi yang semakin canggih menjadi peluang bagi gereja untuk membawa pelayanan semakin dekat dan menjawab kebutuhan jemaat.
Sekretaris Komisi Remaja GMIM Makedonia Lopana Wilayah Amurang Tiga Hence Ruindungan menilai pemanfaatan multimedia adalah hal wajib yang harus dilakukan di setiap ranah pelayanan. “Metode pelayanan di era ini harus menyesuaikan dengan teknologi yang ada. Multimedia sarana tepat dan harus digunakan,” kata dia, disela-sela kegiatan sharing dan pelatihan multimedia GMIM, di Efrata Uwuran II Wilayah Amurang 1, Selasa (3/9/2019).
Sebagai operator di jemaat, kata dia, ia memanfaatkan teknologi untuk menjalankan tugasnya, meski diakui belum 100 persen. “Masih sebatas pengumuman ibadah di sosial media, tata ibadah menggunakan LCD, dan membuat akun sosial media milik jemaat. Tapi dalam tahan ini saja sudah sangat membantu pelayanan yang ada,” tutur dia.
Harapan yang sama diungkapkan Pdt. Fristi Palit yang melayani di GMIM Gibeon Mobongo Wilayah Amurang Dua. “Kegiatan-kegiatan di jemaat, wilayah, bahkan kegiatan-kegiatan Sinodal bisa kita lihat lewat multimedia GMIM. Ada juga khotbah-khotbah. Ini sebuah langkah maju,” kata dia.
Ia mengaku terbantu dalam menyiapkan pelayanannya. “Ada berita dan khotbah-khotbah yang menginspirasi dalam menyusun khotbah,” tambah Palit.
Ia berharap GMIM terus menggiatkan kesaksiannya melalui multimedia.
Diketahui, kegiatan sharing dan pelatihan multimedia GMIM di Rayon Minahasa Selatan ini adalah untuk ketiga kali digelar. Kegiatan yang dipusatkan di GMIM Efrata Uwuran 2 Wilayah Amurang 1 ini dibuka Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Petra Rembang, M.Th.
Selain para pendeta dan penggiat media sosial, hadir juga Wakil Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar. “Saya sepakat untuk memanfaatkan teknologi dalam pelayanan. Harapan saya, pelatihan dan sharing seperti ini membuat GMIM semakin maju,” kata dia.
Ia juga meminta peran warga GMIM untuk mendukung pemerintah dalam mensehjahterakan dan menjaga ketertiban. “Anggaran pemerintah tidak cukup untuk mengatasi semua persoalan di masyarakat. Tapi anggaran itu bisa termanfaatkan dengan baik, bila warga gereja mendukung kerja pemerintah,” tegas dia. (dodokugmim/brendamoningka)
























