• Privacy Policy
  • Contact
  • DODOKU
  • KABAR GMIM
    • SINODE
    • WILAYAH / JEMAAT
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
    • WARTA
  • RENUNGAN
    • MTPJ
    • RHK
    • MANNA
  • ARTIKEL
    Tantangan Gereja di Masa Kini: Degradasi Nilai Persekutuan Kristen

    Tantangan Gereja di Masa Kini: Degradasi Nilai Persekutuan Kristen

    Gereja di Era Digital

    Gereja di Era Digital

    Pertukaran Pemuda GMIM-EKHN: Peliharah Kerjasama dan Alam

    Pertukaran Pemuda GMIM-EKHN: Peliharah Kerjasama dan Alam

    Habakuk Sang Nabi Profesional

    Habakuk Sang Nabi Profesional

    Beberapa Peristiwa Sejarah GMIM yang Penting Sejak Tahun 1934

    Beberapa Peristiwa Sejarah GMIM yang Penting Sejak Tahun 1934

    Garis Waktu Berdirinya GMIM

    Garis Waktu Berdirinya GMIM

    Mengenal Yerusalem, Kota Kunci Peristiwa Sejarah di Dalam Alkitab

    Mengenal Yerusalem, Kota Kunci Peristiwa Sejarah di Dalam Alkitab

    Mengenal Kota Korintus, Si Jembatan Yunani yang Pernah Melewati Masa Kelam

    Mengenal Kota Korintus, Si Jembatan Yunani yang Pernah Melewati Masa Kelam

    MENGENAL SURAT IBRANI

    MENGENAL SURAT IBRANI

  • KIDUNG
  • KABAR SULUT
    Gubernur Sulut Tekankan Pentingnya Peran Pelsus GMIM Dalam Mengajarkan Nilai-nilai Pancasila

    Gubernur Sulut Tekankan Pentingnya Peran Pelsus GMIM Dalam Mengajarkan Nilai-nilai Pancasila

    Peduli Korban Banjir di Likupang, GMIM Imanuel Maumbi Salurkan Sejumlah Bantuan

    Peduli Korban Banjir di Likupang, GMIM Imanuel Maumbi Salurkan Sejumlah Bantuan

    GMIM Bangun Kerjasama Dengan UNIMA

    GMIM Bangun Kerjasama Dengan UNIMA

    GMIM dan BNI Kolaborasi Tanam Pohon

    GMIM dan BNI Kolaborasi Tanam Pohon

    Kapolres Tomohon Sambangi Kantor Sinode GMIM

    Kapolres Tomohon Sambangi Kantor Sinode GMIM

    North Sulawesi GMIM Male Choir Ukir Sejarah di Prancis

    North Sulawesi GMIM Male Choir Ukir Sejarah di Prancis

    Gelar Festival dan Expo, PPA Cluster Manado 1 Suarakan Pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak

    Gelar Festival dan Expo, PPA Cluster Manado 1 Suarakan Pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak

    Peringati Kenaikan Tuhan Yesus, Ketua MPH SAG Sulutteng Ingatkan Tugas Kesaksian Gereja

    Peringati Kenaikan Tuhan Yesus, Ketua MPH SAG Sulutteng Ingatkan Tugas Kesaksian Gereja

    Sambut Karnaval, Panitia MPF 2022 Matangkan Persiapan

    Sambut Karnaval, Panitia MPF 2022 Matangkan Persiapan

No Result
View All Result
  • DODOKU
  • KABAR GMIM
    • SINODE
    • WILAYAH / JEMAAT
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
    • WARTA
  • RENUNGAN
    • MTPJ
    • RHK
    • MANNA
  • ARTIKEL
    Tantangan Gereja di Masa Kini: Degradasi Nilai Persekutuan Kristen

    Tantangan Gereja di Masa Kini: Degradasi Nilai Persekutuan Kristen

    Gereja di Era Digital

    Gereja di Era Digital

    Pertukaran Pemuda GMIM-EKHN: Peliharah Kerjasama dan Alam

    Pertukaran Pemuda GMIM-EKHN: Peliharah Kerjasama dan Alam

    Habakuk Sang Nabi Profesional

    Habakuk Sang Nabi Profesional

    Beberapa Peristiwa Sejarah GMIM yang Penting Sejak Tahun 1934

    Beberapa Peristiwa Sejarah GMIM yang Penting Sejak Tahun 1934

    Garis Waktu Berdirinya GMIM

    Garis Waktu Berdirinya GMIM

    Mengenal Yerusalem, Kota Kunci Peristiwa Sejarah di Dalam Alkitab

    Mengenal Yerusalem, Kota Kunci Peristiwa Sejarah di Dalam Alkitab

    Mengenal Kota Korintus, Si Jembatan Yunani yang Pernah Melewati Masa Kelam

    Mengenal Kota Korintus, Si Jembatan Yunani yang Pernah Melewati Masa Kelam

    MENGENAL SURAT IBRANI

    MENGENAL SURAT IBRANI

  • KIDUNG
  • KABAR SULUT
    Gubernur Sulut Tekankan Pentingnya Peran Pelsus GMIM Dalam Mengajarkan Nilai-nilai Pancasila

    Gubernur Sulut Tekankan Pentingnya Peran Pelsus GMIM Dalam Mengajarkan Nilai-nilai Pancasila

    Peduli Korban Banjir di Likupang, GMIM Imanuel Maumbi Salurkan Sejumlah Bantuan

    Peduli Korban Banjir di Likupang, GMIM Imanuel Maumbi Salurkan Sejumlah Bantuan

    GMIM Bangun Kerjasama Dengan UNIMA

    GMIM Bangun Kerjasama Dengan UNIMA

    GMIM dan BNI Kolaborasi Tanam Pohon

    GMIM dan BNI Kolaborasi Tanam Pohon

    Kapolres Tomohon Sambangi Kantor Sinode GMIM

    Kapolres Tomohon Sambangi Kantor Sinode GMIM

    North Sulawesi GMIM Male Choir Ukir Sejarah di Prancis

    North Sulawesi GMIM Male Choir Ukir Sejarah di Prancis

    Gelar Festival dan Expo, PPA Cluster Manado 1 Suarakan Pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak

    Gelar Festival dan Expo, PPA Cluster Manado 1 Suarakan Pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak

    Peringati Kenaikan Tuhan Yesus, Ketua MPH SAG Sulutteng Ingatkan Tugas Kesaksian Gereja

    Peringati Kenaikan Tuhan Yesus, Ketua MPH SAG Sulutteng Ingatkan Tugas Kesaksian Gereja

    Sambut Karnaval, Panitia MPF 2022 Matangkan Persiapan

    Sambut Karnaval, Panitia MPF 2022 Matangkan Persiapan

No Result
View All Result
Our Story, Your Habit
No Result
View All Result
Home RENUNGAN MTPJ

MTPJ 29 Sept – 5 Okt 2024 – “Tunduklah kepada Allah dan Lawanlah Iblis” – Yakobus 4 : 1 – 10

26 September 2024
Reading Time: 5 mins read
MTPJ 2 – 8 April 2023 – “Tersalib Di Antara Dua Penyamun” – Matius 27:27-44
0
SHARES
9.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Telegram

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Manusia diciptakan menurut gambar Allah (Imago Dei) dan diberikan tanggungjawab untuk mengelola (menaklukkan) bumi dan berkuasa atas ciptaan yang lain. Sehingga dalam menjalani kehidupannya, ketaatan dan tunduk pada Tuhan Allah menjadi sebuah keharusan, walaupun manusia bebas menentukan pilihan hidup. Pilihan itu antara lain; tunduk kepada Allah atau bersahabat dengan iblis. Tunduk kepada Allah berarti melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, sebagaimana tertulis dalam Alkitab. Jika kita tunduk kepada Allah, maka kita harus melawan iblis yang tidak akan berdiam diri dan berusaha keras untuk menyerang, menjatuhkan, dan menjauhkan kita dari-Nya. Iblis selalu berusaha supaya kita gagal, kecewa, bertengkar, bertikai yang tidak akan ada habisnya. Iblis pun akan berusaha menghambat kita mencapai berkat maksimal yang Allah sediakan dan menghambat kita untuk jadi berkat bagi banyak orang.

Untuk menghadapi dan melawan segala bentuk intimidasi kuasa iblis, kita harus tunduk kepada Allah sebagai pencipta dan pemelihara. Kita harus percaya dengan sungguh, bahwa Allah akan memberikan hikmat untuk menolak dengan sadar, aktif dan terus menerus segala bentuk kuasa iblis. Oleh sebab itu, diangkatlah tema mingguan: “Tunduklah kepada Allah dan Lawanlah Iblis”.

 PEMBAHASAN TEMATIS

Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Surat Yakobus ditujukan kepada “kedua belas suku di perantauan” (1:1); bukan menunjuk pada umat Israel melainkan jemaat Kristen yang menganggap dirinya sebagai ahli waris tradisi Yahudi. Penulisnya adalah Yakobus yang disegani karena keadilannya, kebersahajaannya dan pengabdiannya dan dia martir di Yerusalem.

Yakobus 4:1-10, penulis menasihati orang-orang Yahudi Kristen karena sengketa dan pertengkaran (perkelahian) yang disebabkan oleh hawa nafsu mereka. Hawa nafsu merupakan penyebab ketegangan di antara orang Kristen dan perselisihan merupakan gejala yang timbul ke pemukaan. Hawa nafsu adalah: desakan atau dorongan yang kuat dari hati; keinginan kenikmatan dan berfoya-foya. Hawa nafsu mereka begitu kuat saling berjuang di dalam tubuh. Dampaknya menghasilkan hal-hal negatif, merusak dan menghancurkan. Keinginan untuk pemuasan diri mendorong pada tindakan yang negatif. Mereka lalu membunuh, iri hati, bertengkar dan berkelahi. Namun mereka tidak memperoleh apa-apa. Keinginan dan segala tindakan yang jahat pasti tidak disertai doa. Hawa nafsu membuat mereka lupa kehendak Allah apalagi berdoa. Mereka tidak menyampaikan permohonan dan permintaan kepada Allah, sehingga mereka tidak mendapatkan apa-apa. Kalaupun mereka berdoa, tapi hanya memuaskan hawa nafsu. Hawa nafsu merusak setiap doa, dan itu merupakan kekejian bagi Allah. Sebab Allah tidak menjawab doa yang hanya untuk memuaskan hawa nafsu atau doa  yang ambisius untuk dirinya sendiri, mencintai kesenangan, dan menginginkan kehormatan, kuasa atau kekayaan. Allah hanya mendengarkan doa orang benar, yang berseru dalam kesetiaan (bdk. Maz.145:18), yang sungguh-sungguh bertobat dan rendah hati (bdk. Luk.18:14), mereka yang meminta sesuai dengan kehendak-Nya, (ay.1-3).

Yakobus tegaskan bahwa orang percaya yang bersahabat dengan dunia menyebabkan mereka menjadi musuh Allah dan disebut sebagai orang-orang yang tidak setia. Persahabatan dengan dunia sebagai bentuk perzinahan.  Frasa ‘orang-orang yang tidak setia’ (adulteresses: pezinah perempuan). Ketidaksetiaan terjadi ketika manusia lebih mencintai dunia atau materi daripada Allah – ‘adulterous people’ (bdk. Hos.1-3). Orang percaya bersahabat dengan dunia, berarti melakukan penyelewengan secara rohani,  disebut pezinah (Rm. 7:3; 2Pet. 2:14). Allah tidak menerima barangsiapa yang bersahabat dengan dunia, karena Ia adalah Allah yang cemburu (bdk. Kel. 20:5; Ul. 5:9). Maka, “janganlah kamu menyangka, bahwa Kitab Suci tanpa alasan berkata: “Roh yang ditempatkan Allah di dalam diri kita, diingini-Nya dengan cemburu!” Bahwa roh manusia dengan sendirinya membenci Allah dan sesama manusia yang mendambakan kesenangan dunia, karena ia bersahabat dengannya.

Namun, hal ini dapat diubah hanya oleh kasih karunia Allah yang mendatangi semua orang yang dengan rendah hati menerima keselamatan dalam Yesus Kristus. Roh Allah dan roh dunia itu berbeda karena roh dunia selalu melahirkan yang jahat sedangkan Roh Allah sanggup memperbaiki dan menyembuhkan roh itu dengan anugerahnya. Allah menentang mereka yang congkak, menunjuk pada kesombongan, karena itu Allah berperang melawan mereka. Sebaliknya, kehormatan dan pertolongan dianugerahkan Allah kepada orang yang rendah hati. (ay.4-6)

Untuk mendapatkan anugerah tersebut, orang percaya harus tunduk sepenuhnya kepada Allah. Tunduk kepada Allah (Yun.: “Hupatasso”; menaklukkan, rendahkan dirimu) artinya menyerahkan diri sepenuhnya, takut atau takluk pada Allah Sang Penguasa hidup dan itu berlangsung terus menerus atau berkesinambungan. Jadi bukan hanya sikap kekaguman tapi lebih kepada penyembahan yang sungguh-sungguh dan hormat kepada Allah. Sikap tunduk ini merupakan bukti bahwa ingin menjadi sahabat Allah bukan bersahabat dengan dunia. Tunduk berarti melakukan ketetapan dan perintah Allah dan menjauhi apa yang tidak diinginkan-Nya (larangan-Nya). Tunduk bukan dalam arti ketakutan, tetapi dalam kasih. Tunduk berarti menyembah dan menyerahkan diri secara total kepada Allah, mengasihi-Nya di atas segalanya, sehingga kita mampu berkata “jadilah kehendak-Mu” dan melakukan kehendak-Nya. Tegasnya, orang percaya harus mencampakkan persahabatan dengan dunia dan waspada terhadap segala keinginan duniawi sebagai bentuk perlawanan terhadap iblis. Melawan iblis berarti menolak dengan kesadaran penuh, aktif dan terus menerus, sehingga orang percaya tidak akan diperdaya dengan bujukan-bujukannya, sebaliknya membuat iblis kalah dan lari atau meninggalkan kehidupan orang percaya, (ay.7).

Orang percaya yang  tunduk  kepada Allah yakni dengan mendekatkan diri  kepada Allah. Hiduplah bergaul akrab dengan Allah melalui ibadah, melakukan perintah dan ketetapan-Nya. Sebab orang percaya harus sadar bahwa ia tidak bisa melawan Iblis dengan kekuatan dan kecerdasannya sebagai manusia! Ia membutuhkan kekuatan dan hikmat dari Allah untuk melawan Iblis dan karena itu, ia harus dengan rendah hati mendekat kepada Allah! Dengan demikian Allah akan dekat dengan mereka.

Mendekat kepada Allah orang percaya harus menyucikan dirinya (hidupnya), hati, pikiran dan motivasi. Tahirkanlah tanganmu dan sucikan hatimu, hai orang-orang berdosa, kamu yang mendua hati. Tangan yang bersih dari kejahatan dan kecemaran; hati yang tulus untuk menyenangkan Allah. Penyucian diri ini mencakup penyesalan, pertobatan dan pengakuan dosa sehingga satu hati percaya kepada Allah. Dengan demikian, sadarilah kemalanganmu (bersedihlah), berdukacita dan merataplah. Hendaklah tertawamu diganti dengan ratap (perkabungan) dan sukacitamu dengan dukacita (kemurungan). Sadarilah kemalanganmu, artinya menerima dengan ikhlas penderitaan yang diijinkan Allah dan jangan meremehkan-Nya tapi bergantung sepenuhnya kepada Allah. Berdukacita artinya ikut menderita dengan berbela rasa terhadap orang-orang yang menderita, bahkan ketika malapetaka menimpa jemaat Allah. Meratapi dosa sendiri dan dosa orang lain, seperti atas terjadinya perselisihan, sengketa dan pertengkaran. Sebelum menjadi buruk, singkirkan canda tawa yang sia-sia dan kesenangan duniawi agar ada airmata pertobatan. Akhirnya, rendahkanlah dirimu dihadapan Allah karena Dia melihat hati dan ketulusanmu, sebab tidak ada gunanya menyombongkan diri dan melawan-Nya. Sebaliknya, Allah akan meninggikan dan memberi kehormatan kepada orang yang merendahkan diri (ay.8-10).

Makna dan Implikasi Firman 

  1. Karena sengketa dan pertengkaran disebabkan oleh hawa nafsu, maka cara yang benar menyembuhkan hal itu adalah menguasai hawa nafsu yang saling berjuang dalam Jika dibiarkan akan menimbulkan kehancuran dan kekecewaan. Hawa nafsu duniawi adalah penyakit yang akan membuat pikiran menjadi tidak tenang dan jauh dari kata puas.
  2. Mengikuti keinginan diri membuat kita lupa berdoa dan tidak melibatkan Allah dalam kehehidupan. Atau kita berdoa tapi doa kita ditolak Allah karena meminta dengan tujuan dan niat yang salah, yaitu untuk mengejar kepuasan jasmani (makan, minum, hidup mewah, jabatan), tapi kikir berbagi. Tergoda hanya untuk memuaskan kesombongan, keangkuhan dan meremehkan orang lain. Sebaliknya, jika kita meminta dan mencari apa saja untuk melayani Allah maka Ia akan memberikan apa yang dicari.
  3. Percayalah kepada Allah dan jangan menggeser posisi Dia di hati kita karena bersahabat dengan dunia akan menjadikan kita musuh-Nya. Ingat, bahwa kita tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada mammon (bdk. Mat. 6:24).
  4. Sebagai gereja kita harus menentang hawa nafsu, kecongkakan, perzinahan rohani (mendua hati), sebagai bentuk ketaatan pada Allah. Orang yang merendahkan diri dihadapan Allah akan menerima anugerah karena kerendahan hati mendahului
  5. Tunduklah kepada Allah dengan sepenuh hati, bukan setengah hati dan bergantung kepada-Nya terus-menerus sebagai tanda penyerahan diri secara total kepada-Nya. Tunduk kepada Allah berarti juga menjadi gereja yang taat pada Firman Tuhan, taat pada aturan-aturan Gereja, maka sehubungan dengan HUT ke-90 GMIM Bersinode kita diajak, untuk tunduk kepada Allah, mengasihiNya dan semakin mencintai GMIM.

 PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

  1. Apakah yang saudara pahami tentang “Tunduklah kepada Allah dan lawanlah iblis” menurut Yakobus 4:1-10?
  2. Mengapa tantangan dan kesulitan yang dihadapi orang Kristen untuk tunduk kepada Allah dan menolak bersahabat dengan dunia!
  3. Bagaimana upaya gereja supaya orang percaya dapat melawan bujukan iblis?

POKOK – POKOK  DOA :

  1. Gereja dijauhkan dari pertengkaran dan sengketa karena hawa nafsu.
  2. Supaya orang percaya tunduk kepada Allah dan melawan Iblis.
  3. Supaya semua orang percaya terus menerus merendahkan diri di hadapan Allah.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN HARI MINGGU BENTUK V (ORATORIUM)

 NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Mari Menghadap Hadirat-Nya: NNBT No. 1 Pujilah Dia, Pujilah Dia

Bersekutu Dalam Nama-Nya: NNBT No. 30 Allah Tuhan Kekuatan-Mu

Persekutuan Yang Mengaku Dosa: NKB. No. 12 O Tuhanku, ‘Kau Datang Ke Dunia

Jaminan-Nya Menguatkan: KJ. No. 436 Lawanlah Godaan

Berilah Yang Baik: NNBT No. 20 Kami Bersyukur PadaMu Tuhan

Tembang Tekad:  KJ No. 339 Maju, Laskar Kristus

 ATRIBUT

Warna Dasar Hijau dengan Simbol Salib dan Perahu di atas Gelombang.

 

Tags: gmimKhotbahMTPJRenungan GMIMTunduklah kepada Allah dan lawanlah iblisYakobus 4 : 1 - 10

Baca Juga Info Lainnya

“Bertekun Dalam Pengajaran dan Dalam Persekutuan” – Kisah Para Rasul 2:41-47
MANNA

“Bertekun Dalam Pengajaran dan Dalam Persekutuan” – Kisah Para Rasul 2:41-47

14 February 2026
Audio Bacaan Alkitab Setahun, Minggu 12 Juli 2020 – Amsal 28 s.d 31
AUDIO BACAAN ALKITAB SETAHUN

Audio Bacaan Alkitab Setahun Minggu, 15 Februari 2026 – Bilangan 8 – 10

14 February 2026
RHK Senin, 2 September 2019
RENUNGAN

RHK Minggu, 15 Februari 2026 – Kisah Para Rasul 2:41 – Menerima Firman Tuhan

14 February 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tata Gereja GMIM 2021 Ditetapkan, BIPRA Tak Lagi Ex-officio, Syamas Diganti Diaken

Tata Gereja GMIM 2021 Ditetapkan, BIPRA Tak Lagi Ex-officio, Syamas Diganti Diaken

29 March 2021
KHOTBAH KETUA BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina untuk Ibadah Keluarga Minggu 22 Maret 2020

KHOTBAH KETUA BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina untuk Ibadah Keluarga Minggu 22 Maret 2020

21 March 2020
Teks Khotbah Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina untuk Ibadah Perayaan Paskah Yesus Kristus Pertama Minggu, 12 April 2020 + Audio Ibadah Lengkap

Teks Khotbah Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina untuk Ibadah Perayaan Paskah Yesus Kristus Pertama Minggu, 12 April 2020 + Audio Ibadah Lengkap

11 April 2020
Ibadah Berbahasa Manado Di Pembukaan SMSI

Ibadah Berbahasa Manado Di Pembukaan SMSI

29 March 2021
TEKS KHOTBAH  KETUA BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina dan Audio Ibadah Lengkap untuk Ibadah Jumat Agung dan Perjamuan Kudus – 10 April 2020

TEKS KHOTBAH KETUA BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina dan Audio Ibadah Lengkap untuk Ibadah Jumat Agung dan Perjamuan Kudus – 10 April 2020

9 April 2020
Mari Belajar Lagu MARS GMIM!

Mari Belajar Lagu MARS GMIM!

19 May 2022
MTPJ 1 – 7 September 2019

MTPJ 6 – 12 Maret 2022 (Minggu Sengsara I)

4 March 2022
Ryanto Adilang, Pertama Kali Kenal Tuhan Di  Bangku SMA

Ryanto Adilang, Pertama Kali Kenal Tuhan Di Bangku SMA

0
Menanti Senja Di Raewaya Hills

Menanti Senja Di Raewaya Hills

0
Modoinding Menuju Wisata Hortikultura

Modoinding Menuju Wisata Hortikultura

0
Rende Cs Kunjungi Modoinding

Rende Cs Kunjungi Modoinding

0
Meraup Untung Sebagai Pengepul Sayuran

Meraup Untung Sebagai Pengepul Sayuran

0
Bangun Kesadaran Warga Menggunakan Pupuk Organik

Bangun Kesadaran Warga Menggunakan Pupuk Organik

0
GMIM Wilayah Kema, Rayakan HUT Ke-36

GMIM Wilayah Kema, Rayakan HUT Ke-36

0
“Bertekun Dalam Pengajaran dan Dalam Persekutuan” – Kisah Para Rasul 2:41-47

“Bertekun Dalam Pengajaran dan Dalam Persekutuan” – Kisah Para Rasul 2:41-47

14 February 2026
Audio Bacaan Alkitab Setahun, Minggu 12 Juli 2020 – Amsal 28 s.d 31

Audio Bacaan Alkitab Setahun Minggu, 15 Februari 2026 – Bilangan 8 – 10

14 February 2026
RHK Senin, 2 September 2019

RHK Minggu, 15 Februari 2026 – Kisah Para Rasul 2:41 – Menerima Firman Tuhan

14 February 2026
MTPJ 1 – 7 September 2019

MTPJ 15 – 21 Februari 2026 – Kisah Para Rasul 2:41-47 – “Bertekun Dalam Pengajaran dan Dalam Persekutuan”

14 February 2026
Audio Bacaan Alkitab Setahun, Minggu 12 Juli 2020 – Amsal 28 s.d 31

Audio Bacaan Alkitab Setahun, Sabtu 14 Februari 2026 – Bilangan 7

13 February 2026
RHK Senin, 2 September 2019

RHK Sabtu, 14 Februari 2026 – Bilangan 1:47–54 – Hiduplah Sesuai Perintah Tuhan Allah

13 February 2026
Audio Bacaan Alkitab Setahun, Minggu 12 Juli 2020 – Amsal 28 s.d 31

Audio Bacaan Alkitab Jumat, 13 Februari 2026 – Bilangan 5 – 6

12 February 2026





  • Privacy Policy
  • Contact

© 2025 dodokugmim.com

No Result
View All Result
  • DODOKU
  • KABAR GMIM
    • SINODE
    • WILAYAH / JEMAAT
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
    • WARTA
  • RENUNGAN
    • MTPJ
    • RHK
    • MANNA
  • ARTIKEL
  • KIDUNG
  • KABAR SULUT

© 2025 dodokugmim.com