RASA lapar adalah keadaan yang tidak menyenangkan. Dalam bacaan kita saat ini, seperti ada sebuah keadaan kontras karena ada orang bersalah yang kemudian dikenyangkan oleh Tuhan karena mendekat kepada Tuhan. Ingat pernyataan Tuhan Yesus, bahwa manusia hidup bukan hanya dari roti saja tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. Manusia membutuhkan makanan rohani yaitu firman Tuhan. Lewat menyatunya kita dengan firman, kita diberikan suatu kekuatan rohani untuk kita yang hidup di dunia yang penuh dengan hiruk pikuk kehidupan bahkan dosa dan kesalahan yang kita perbuat selalu bisa membuat kita kelelahan sampai kelaparan secara rohani. Seringkali orang mencari pemuas rohani dengan hal-hal duniawi saja. Saat stres karena pergumulan orang berkata butuh healing dan refreshing. Tapi semua itu hanya bersifat sementara dan tidak mengandung janji.
Daud menyatakan bahwasanya, orang berdosa yang mati dan dihidupkan kembali oleh Allah melalui anugerah-Nya, dipanggil datang mendekat ke baitNya. Itu akan senantiasa mengenyangkan, karena janji Tuhan, Ya dan Amin. Janji kekuatan, penyertaan dan pertolongan dalam kebangkitan yang sudah Dia nyatakan saat kita menghadapi kematian sekalipun.
Sobat obor, mari setia datang kepada Tuhan, karena kita sudah dibuatNya menjadi percaya. Bersyukur atas firman yang terus membuat kita bertumbuh, sehingga kita yang setia pasti akan senantiasa datang kepada-Nya, yakni datang secara pribadi di dalam roh dan kebenaran melalui doa yang sungguh dan kebenaran firman Nya, itulah yang akan mengenyangkan kita. Ingat! Yesus, Bait Allah Perjanjian Baru telah menyerahkan diri-Nya di kayu salib dengan mengorbankan daging dan darah-Nya untuk kita makan dan minum sebagai roti hidup dan air hidup yang menolong kita menjadi orang-orang yang bukan hanya percaya tetapi juga mampu menghidupi firman-Nya didalam hidup kita, karena orang yang kenyang oleh firman-Nya juga akan senantiasa membagikan firman Tuhan dengan sesama. Jadilah firman yang hidup oleh karena Kristus hidup didalam kita. Camkan! Tanpa firman yang hidup, kita tidak lebih daripada mayat yang hidup atau zombie. Kiranya tidak ada pemuda gereja yang menjadi zombie, namun yang ada manusia ciptaan baru yang kenyang oleh firman-Nya. Amin. (PDW)























