MASA muda adalah masanya orang membuat keputusan untuk menentukan arah hidup masa depan. Karenanya, sebagian besar orang muda akan fokus untuk meraih apa yang ia minati di usia mudanya. Apapun hal yang menjadi tujuan akan sangat menyita pikiran, tenaga, bahkan waktunya. Dan bila ia boleh meraihnya, maka hal itu akan menjadi kebanggaannya. Semua pencapaian bisa di sebarkan di media sosial dan menjadi konsumsi publik. Ikut mengakses media sosial tentu tidaklah salah sejauh pencapaian yang ada dalam rangka bersyukur kepada Tuhan.
Rasul Paulus yang tadinya bernama Saulus mengungkapkan kelebihan lahiriah dan pencapaian yang ia alami. Dalam kalangan Yahudi, apa yang Paulus raih adalah suatu kehormatan dan kebanggaan besar. Memegang teguh dan menaati Taurat dengan penuh pendirian, bahkan ia membuktikan kesetiannya sebagai seorang pimpinan Yahudi aliran Farisi dengan menganiaya pengikut Yesus, menangkap, memenjarakan bahkan tidak segan membunuh. Saulus membanggakan status sosialnya karena ia belum mengenal Kristus. Oleh pengenalan akan Kristus, Paulus tidak lagi membanggakan kelebihan lahirianya melainkan Yesuslah kebanggaannya.
Sobat obor, jika di masa muda ini, kita memiliki kelebihan, talenta dan pencapaian baik dalam studi ataupun karir, marilah kita sama sekali tidak memuja diri, menjadi angkuh bahkan memamerkan semua itu agar kita menuai pujian. Jangan sampai halhal lahiria membuat kita berbangga diri dan menyesatkan kita di dalam dunia ini. Ingat! Sehebat apapun manusia, sebesar apapun pencapaiannya, ia tidak pernah tau apa yang akan terjadi dengan kehidupannya di hari esok. Jika Tuhan masih memberi kita hidup dengan berkat-berkat jasmani, maka persembahkanlah yang terbaik untuk Tuhan dengan kelebihan, kekuatan, dan talenta kita. Jangan menjadi sombong dan lupa diri apalagi lupa Tuhan. Hal lahiria tidak akan bertahan kekal, selama kita masih ada di dunia yang kompetitif ini, akan ada saatnya kekuatan kita memudar, kelebihan kita disepelekan, tempat kita disingkirkan. Maka jangan bermanifestasi pada hal lahiria tetapi pada hal rohaniah. Kerohanian kita yang harus selalu kita pelihara sehingga kita dijamin dengan jaminan kekal di dalam iman kepada Yesus Kristus. Maka muliakan dan megahkanlah Tuhan, satu-satunya Pribadi yang layak ditinggikan dan dibanggakan! Amin. (PDW)























