S OBAT obor, apa kabar hari ini? Adakah sukacita di hidupmu? Ataukah sedang ada dalam pergumulan berat hari ini? Mari membuka hati dan terimalah kebenaran firman di hari ini “mintalah suatu pertanda dari Tuhan Allah-mu” (ay. 11). Ketika Tuhan menghendaki kita meminta sesuatu dari padaNya hari ini, apakah kita telah mengawali pagi yang indah ini dengan bersyukur dalam doa dan meminta pertolongan-Nya dalam setiap harapan dan gumul kita? Ataukah hari ini kita telah terlebih dahulu memegang HP cek media sosial, atau mungkin kita masih galau serta kecewa berat karena hari kemarin bahkan minggu yang baru lewat tidak sesuai ekspektasi?
Sobat obor, jangan menjadi sama seperti Raja Ahas yang telah Tuhan beri kesempatan tapi tidak mengambilnya dan bahkan berjalan dalam kepikiran dan kekuatannya sendiri. Belajar dari Raja Ahas hari ini kalau kita mengandalkan kekuatan sendiri, itu hanya akan berakibat buruk dalam hidup masa muda yang kita jalani. Jangan pernah merasa kita bisa, kita sanggup, sehingga tanpa disadari telah mereduksi iman percaya kita kepada Tuhan. Apalagi kemudian mencoba berkompromi dengan dosa dari setiap upaya-upaya kita, baik studi atau kerja yang Tuhan beri bagi kita. Jangan pernah membiarkan kebiasaan mengubah keimanan kita kepada Tuhan. Seperti kebiasaan membawa kendaraan karena setiap hari kita membawanya maka terkadang doa meminta pertolongan Tuhan menjaga dan melindungi terabaikan. Toh saya sudah mahir mengendarainya. Demikian juga dalam pekerjaan terkadang bahkan lupa untuk berdoa, meminta Tuhan menolong saat bekerja karena berpikir kita telah memiliki keahlian, kemapuan; sebab saya biasa melakukannya karena setiap hari dikerjakan.
Sobat obor, jangan biarkan hidupmu mencari Tuhan saat kau perlu Dia karena kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam hidup ini. Belajarlah untuk terus menaikkan level iman saudara setiap hari untuk mencari Dia dalam segala keadaan bukan hanya pada saat susah tapi juga dalam saat bahagia. Bukankah Ia, TUHAN yang dekat dengan kita karena setiap waktu dapat dijumpai? Jika demikian masihkah kita ragu atau tidak punya waktu untuk datang kepada-Nya dalam saat teduh dan doa-doa pribadi dalam hidup ini? Carilah Tuhan maka kita akan hidup. Ingatlah juga ungkapan dalam Injil Matius 7:7-8, “…bahwa setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan”. Amin. (ARMI)























