Pengkhotbah 11:5
Sebagaimana engkau tidak mengetahui jalan angin dan tulang-tulang dalam rahim seorang perempuan yang mengandung, demikian juga engkau tidak mengetahui pekerjaan Allah yang melakukan segala sesuatu.
PEKERJAAN ALLAH TIDAK TERSELAMI
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Firman Tuhan Allah memberitahukan bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan Allah (Kejadian1:27). Manusia sebagai ciptaan-Nya sangat terbatas. Dan Tuhan Allah sebagai pencipta sungguh tidak terbatas. Manusia tidak dapat menyelami pekerjaan Tuhan Allah karena terlalu tinggi, luas, dalam dan besar sehingga tidak dapat menyelidiki pekerjaan-Nya. Manusia tidak dapat mengetahui rancangan Tuhan Allah, “Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancanganKu dari rancanganmu” (Yesaya 55:9). Betapa manusia tidak berdaya di hadapan Tuhan Allah, sangat kecil tak mampu menjangkau pekerjaan-Nya yang menciptakan dunia dan manusia. Manusia dianalogikan tidak mengetahui rahasia jalan angin dan pembentukan anak dalam kandungan ibu. Karena keterbatasan dan kekurangan manusia, maka ia tidak akan mengetahui pekerjaan Tuhan Allah. “Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.” (I Korintus 1:25)
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Ini adalah gambaran bahwa antara manusia dan Tuhan Allah ada perbedaan yang sangat jauh. Perbedaan digambarkan jauhnya bagaikan langit dengan bumi. Dan karena itu manusia yang sangat terbatas dalam menjalani dan mengisi hari-hari hidup yang Tuhan Allah anugerahkan. Akan tetapi jangan terpaku pada keterbatasan manusia yang tidak dapat memprediksi secara pasti apa yang akan terjadi hari ini atau esok. Sehingga kita dikuasai oleh rasa kuatir yang berlebihan dan tidak rnau berbuat sesuatu lagi. Tapi hendaklah kita berserah kepada Tuhan Allah yang sanggup mengerjakan segala sesuatu jauh melampaui dari apa yang kita pikirkan dan ragukan. Dan kalau Tuhan Allah melakukan segala sesuatu, maka segala sesuatu akan terjadi indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11). Ini kabar gembira bagi kita. Dan karena itu sebagai keluarga Kristen mari melangkah dan isi hidup ini dengan penyerahan diri yang sungguh kepada Tuhan Allah. Lakukanlah karya terbaik. Dia Tuhan Allah yang sanggup melakukan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin. Haleluyah, amin.
Doa: Ya Bapa, terima kasih atas Firman-Mu hari ini yang menguatkan dan meneguhkan iman kami. Tolonglah kami dalam melaksanakan tugas di bidang kami masing-masing supaya tidak kuatir, tapi tetap semangat, teguh dalam pengharapan dan melangkah dalam kepastian iman yang kokoh kepada-Mu untuk menyelami pekerjaan-Mu. Dalam Nama Tuhan Yesus, Amin.






































