Mazmur 139 : 17-19
KITA TERBATAS MENYELAMI PIKIRAN TUHAN ALLAH
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Ada banyak peristiwa yang sudah terjadi dalam hidup ini yang sulit kita selami. Misalnya, ketika terjadi bencana alam yang merenggut jiwa orang-orang yang percaya, kita bertanya mengapa Tuhan Allah mengizinkan semua itu terjadi?. Seperti dalam keluarga, persoalan datang silih berganti padahal kita merasa bahwa kita selalu berusaha hidup dalam ketaatan kepada Tuhan Allah. Pertanyaan yang sama sering kita sampaikan, mengapa Tuhan Allah izinkan semua ini terjadi? Dan masih banyak lagi hal lain yang sudah terjadi dan kita tidak dapat memahaminya.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Pemazmur sebagai seorang yang dekat dengan Tuhan Allah menyatakan betapa sulitnya memahami pikiran-Nya. Perkataan ini hadir dalam sebuah konteks perenungannya, di mana dia menyadari bahwa karya Tuhan Allah itu begitu besar dan begitu banyak dalam hidupnya. Namun, ketika dia mencoba untuk menyelami pikiran Tuhan Allah, ia tidak mampu memahaminya. Sebagai manusia, pemazmur menyadari bahwa ia terbatas dalam hal pemikiran dan kebijaksanaan. Sedangkan Tuhan Allah Mahatahu, Mahaadil dan Mahakuasa. Pikiran kita manusia yang terbatas tidak mungkin mampu memahami seutuhnya pemikiran Tuhan Allah. Lalu bagaimana kita dapat belajar dan mengenal serta menyelami pikiran -Nya?
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
Kita dapat mengenal dan memahami pikiran Tuhan Allah adalah dengan tetap hidup dekat dengan Dia dan jangan menjauh dari Dia. Kita harus selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Allah. Semakin kita dekat dengan Tuhan Allah maka semakin mengetahui bahwa Tuhan Allah yang kita sembah adalah Allah yang berdaulat dalam hidup ini. Kita belajar menyerahkan hidup kepada Dia dan menaklukkan hidup kita dalam rancangan-Nya. Hanya di dalam Dia kita menyerahkan dan menggantungkan hidup kita. Di tengah dunia yang tidak aman ini, kita akan mendapatkan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan Allah. Amin
Doa: Ya Tuhan Allah ajarlah kami untuk selalu hidup dekat dan berserah sepenuhnya kepada-Mu, supaya – kami dapat mengerti dan memahami jalan pikiran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.
























