Yesaya 44:21
INGATLAH, HAI ISRAEL HAMBA-KU
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Seringkali oleh karena berbagai alasan, kita melupakan Tuhan Allah dan mengabaikan kehendak firman-Nya. Sakit yang tak kunjung sembuh, penderitaan dan pencobaan yang tak kunjung berakhir dan situasi lainnya sering membuat orang Kristen beranggapan bahwa Tuhan Allah tidak ada dan karena itu berupaya mencari pertolongan dan penghiburan di luar Tuhan Allah. Demikian pula, ketika ada dalam keadaan terdesak, seringkali kebutuhan tersebutlah yang menjadi pendorong dan pertimbangan untuk bertindak dan bukan lagi kehendak Tuhan Allah. Pertanyaannya adalah: apakah memang Tuhan Allah tidak bertindak dalam kehidupan kita?
Ayat ini dimulai dengan perintah bagi umat Allah: ingatlah semuanya ini, hai Yakub. Jika kita melihat pasal 44 sebagai satu kesatuan, maka kata semuanya ini merujuk pada dua hal. Pertama, pada semua hal yang telah dijelaskan dalam ayat 1–20 bahwa Tuhan Allah sangat mengasihi umat-Nya dan Dia lebih dari ilah-ilah palsu yang sia-sia. Kedua, merujuk pada tindakan-tindakan Tuhan Allah yang dijelaskan dalam ayat 21–28. Dalam ayat 21 umat diminta untuk mengingat tiga hal: engkaulah hamba-Ku (Ibr: ‘abdi-’attah); Aku telah membentuk engkau (Ibr: yetsarttika); Engkau tidak Kulupakan (Ibr: lo’ tinnaseni). Tuhan Allah telah menciptakan dan menjadikan umat-Nya. Dia juga menyatakan bahwa mereka adalah hamba-Nya, itu berarti bahwa Dia adalah Pencipta dan Tuan mereka, kepada-Nya mereka terikat. Karena mereka adalah milik-Nya, maka sepatutnya mereka harus melakukan kehendak-Nya. Oleh karena itulah, meskipun mereka telah dibawa ke pembuangan karena dosa pemberontakan mereka, namun Tuhan Allah tidak melupakan mereka. Dia tetap mengingat mereka dan bertindak atas mereka.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Firman hari ini mengajarkan kepada kita bahwa sesungguhnya Tuhan Allah itu tidak pernah melupakan orang yang percaya kepada-Nya. Ia tetap mengingat dan bertindak di tengah berbagai situasi kehidupan yang di hadapi umat-Nya. Oleh karena itu, janganlah meninggalkan dan melupakan Tuhan Allah dan pengajaran Firman-Nya dalam berbagai situasi kehidupan yang harus kita hadapi. Justru dalam masa-masa yang terpedih, Tuhan Allah ada bersama kita.
Doa: Ya Tuhan Allah, tolonglah agar kami tidak melupakan Engkau dan pengajaran firman-Mu terlebih dalam masa-masa sulit yang harus kami hadapi. Mampukan kami untuk terus berpaut kepada-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.























